BMKG uji akurasi dan fungsi radar maritim di perairan Batam

1 hour ago 1
Kegunaan radar maritim ini untuk mengamati gelombang laut, arus, angin dan kedalaman laut secara real time

Batam (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan uji akurasi atau verifikasi X-band radar maritim di perairan Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau, guna memastikan optimalisasi fungsi dari radar tersebut.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam Ramlan Djambak mengatakan uji akurasi tersebut dilaksanakan oleh Tim Direktorat Meteorologi Maritim BMKG bersama jajarannya.

“Tim melakukan pengamatan gelombang laut untuk memverifikasi radar maritim yang ada di Batam,” kata Ramlan dikonfirmasi di Batam, Minggu.

Dia menjelaskan, radar maritim ini baru dibangun di tahun 2025 di tiga provinsi, salah satunya di Kepri, yakni di Batam.

Radar maritim ini dibangun untuk memperkuat peringatan dini terhadap cuaca ekstrem di wilayah pesisir dan perairan Indonesia. Selain di Batam, Kepri, juga dibangun di Kalimantan Tengah, dan Medan Sumatera Utara.

“Kegunaan radar maritim ini untuk mengamati gelombang laut, arus, angin dan kedalaman laut secara real time,” ujarnya.

Baca juga: BMKG perluas radar cuaca untuk peringatan ekstrem di wilayah maritim

Ramlan menambahkan proses pembangunan rada maritim baru ini akan selesai pada Desember ini, dan telah dilakukan uji fungsi dan verifikasi keakuratan data pengamatan rada maritim pada Sabtu (29/11).

“Desember ini (pembangunan) sudah selesai dan Januari sudah full operasional,” ujarnya.

Sementara itu, dalam keterangan tertulis BMKG pusat, disampaikan kegiatan verifikasi X-ban radar maritim di Batam untuk memperkuat keakuratan data kelautan.

Dalam kegiatan verifikasi itu, tim melepas wave drifter buoy portable untuk mengukur gelombang dan arus di area yang beririsan langsung dengan cakupan X-band radar. Kegiatan ini krusial untuk membandingkan dan memvalidasi data gelombang dan arus yang dihasilkan radar.

Baca juga: BMKG ingatkan waspada potensi banjir Rob di wilayah Kepri

Direktur Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo menjelaskan, data arus dan gelombang yang akurat ini akan sangat bermanfaat untuk aktivitas pelayaran di perairan sekitar Batam.

Dalam proses verifikasi ini, tim menghadapi tantangan karena kondisi gelombang yang cukup kuat selama dua hari pelaksanaan survei. Meskipun demikian, tim BMKG berhasil menyelesaikan proses verifikasi dengan baik.

Jaringan radar ini memainkan peran vital dalam pemantauan kondisi maritim di wilayah strategis Indonesia.

BMKG berharap agar peralatan ini dapat berfungsi secara optimal. Dengan data gelombang dan arus yang disampaikan lebih akurat, keselamatan pelayaran akan menjadi lebih terjamin untuk masyarakat Indonesia.

Eko juga mengajak masyarakat di sekitar lokasi penempatan peralatan untuk turut serta menjaga dan memelihara aset milik BMKG tersebut.

“Peralatan ini sangat penting untuk menghasilkan data cuaca dan peringatan dini yang lebih akurat. Kami membutuhkan partisipasi dan keterlibatan masyarakat untuk menjaga peralatan BMKG,” kata Eko.

Baca juga: Waspada, BMKG ingatkan mayoritas Indonesia diguyur hujan pada Minggu

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |