BMKG: Beberapa kabupaten di Sulut berpotensi cuaca ekstrem 

1 day ago 8

Manado (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan beberapa kabupaten di Sulawesi Utara (Sulut) berpotensi cuaca ekstrem hingga beberapa hari ke depan.

"BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca hingga tanggal 12 Juli 2026," kata Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Karina Husna, di Manado, Senin.

Dia menjelaskan, nilai anomali suhu permukaan laut berada pada rentang -1.0 hingga +2.5 derajat Celcius di perairan sekitar Sulawesi Utara mempengaruhi penambahan massa uap air pada proses pertumbuhan awan konvektif.

Selanjutnya, belokan angin dan konvergensi akibat Siklon Tropis Bavi di Samudra Pasifik yang menyebabkan penumpukan massa uap air dan mendukung pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Sulawesi Utara.

Baca juga: BMKG: Waspada gelombang 1,5-2,5 meter di perairan Sultra sampai 9 Juli

Sementara labilitas lokal yang kuat mendukung pertumbuhan awan-awan hujan disertai kilat/petir di beberapa wilayah Sulawesi Utara.

"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, serta peningkatan akumulasi curah hujan harian," ujar Karina.

Dia menyebutkan, potensi cuaca ekstrem hari ini di Kabupaten Kepulauan Talaud, sementara keesokan harinya (Selasa, 7/7) di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Cuaca ekstrem pada hari Rabu (8/7) diperkirakan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, sedangkan pada hari Kamis (9/7) dapat terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Baca juga: BMKG ingatkan kewaspadaan dampak cuaca signifikan di Indonesia

Kemudian pada hari Jumat (10/7) hingga Minggu (12/7) kondisi cuaca seluruh kabupaten dan kota di Sulut diperkirakan cerah hingga hujan ringan.

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |