BKSDA Sumbar gunakan drone thermal cari korban banjir bandang di Agam

15 hours ago 2

Lubuk Basung (ANTARA) - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat menggunakan satu unit drone thermal untuk membantu mencari keberadaan korban banjir bandang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Ade Putra di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan drone thermal diturunkan untuk membantu pencarian korban yang masih dinyatakan hilang akibat banjir bandang.

"Kita membantu tim gabungan untuk mencari keberadaan korban yang masih dinyatakan hilang," katanya.

Ia mengatakan drone thermal digunakan dalam memantau suhu tubuh dari korban, sehingga bisa mendeteksi keberadaan korban.

Setelah suhu tubuh terdeteksi, bisa melihat kondisi yang nyata ketika drone diturunkan dengan jarak cukup dekat.

Baca juga: Pemkab Agam butuh 15 alat berat cari korban banjir bandang

"Kita langsung melaporkan ke Basarnas apabila ditemukan untuk memastikan korban. Namun pada siang hari, kita kesulitan dalam mendeteksi tubuh dan hanya menggunakan drone biasa, karena kita membawa dua unit drone," katanya.

Menurut dia, drone thermal itu biasanya digunakan untuk memantau keberadaan satwa liar jenis harimau sumatera saat terjadi interaksi negatif dengan manusia.

Drone thermal tersebut sangat maksimal dalam mendeteksi suhu tubuh, terutama pada malam hari.

"Apabila terdeteksi, maka pada layar berwarna kuning kemerahan. Untuk drone thermal kita fokuskan pada malam hari," katanya

BKSDA Sumbar menurunkan tim ke lokasi beserta Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) Salareh Aia dan mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Riau.

Baca juga: BNPB: Korban meninggal di Agam bertambah menjadi 74 jiwa

"Rencananya bakal mendirikan posko di lokasi tersebut dalam membantu mencari korban. Saat ini ada sekitar 78 orang dinyatakan hilang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan," katanya.

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |