Pangkalpinang (ANTARA) - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya menyebutkan pemerintah setiap hari mengalirkan dana Rp3,9 miliar untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sehingga program MBG di daerah itu berjalan dengan baik.
"Alhamdulillah, Program MBG di Kepulauan Babel sudah berjalan dengan baik, karena setiap hari ada aliran uang dari pemerintah sebesar Rp3,9 miliar," kata Sony Sanjaya saat Rapat Konsolidasi Program MBG di Pangkalpinang, Jumat.
Baca juga: Ombudsman temukan distribusi MBG di Babel gunakan kendaraan terbuka
Ia mengatakan Rapat Konsolidasi Program MBG untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk mengokohkan kembali pemahaman pemerintah daerah dan masyarakat terhadap Program MBG sebagai salah satu program strategis pemerintah dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang lebih baik.
"Alhamdulillah, Provinsi Kepulauan Babel sudah ada 106 SPPG yang seluruhnya dibangun oleh mitra, yaitu masyarakat Bangka Belitung," ujarnya.
Ia bersyukur program MBG di Kepulauan Babel sudah tercapai dengan baik, sebagaimana tujuan pemerintah dalam meningkatkan gizi kepada penerima manfaat, yaitu kelompok rentan, ibu hamil, menyusui, balita, dan peserta didik di sekolah.
Selain itu, tujuan lainnya dari program MBG di Kepulauan Babel ikut tercapai, yaitu meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah ini.
Baca juga: BGN paparkan tiga hal penting kepada SPPG dalam tata kelola MBG
Baca juga: Babel perketat pemantauan penerapan SOP dapur SPPG
"Saya ingatkan Program MBG ini bisa berjalan dengan baik, karena adanya dukungan masyarakat dan juga adanya aliran dana pemerintah sebesar Rp3,9 miliar setiap hari yang disalurkan ke 106 SPPG dan masyarakat di daerah ini," ujarnya.
Menurut dia, dengan adanya aliran dana dari pemerintah ini, sehingga perekonomian masyarakat di Kepulauan Babel ikut berputar dengan baik.
"Dana yang dikucurkan pemerintah ini mengalir kepada pedagang beras, sayur, telur, daging ayam dan pedagang buah-buahan. Dana inilah yang memutarkan roda perekonomian di daerah, sehingga memperkuat perekonomian Indonesia," katanya.
Pewarta: Aprionis
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































