Bertemu ormas Islam, Prabowo jelaskan soal kampung haji hingga LPDU

3 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan Presiden Prabowo Subianto membahas rencana perkampungan haji Indonesia serta pengembangan Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU), saat bertemu dengan pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam dan sejumlah kiai di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

"Bapak Presiden memberikan penjelasan dan informasi tentang perkampungan haji. Perkampungan haji, perlu saya sampaikan bahwa ini keakraban Presiden kita dengan MBS (Mohammed bin Salman), sehingga kita negara yang pertama diberikan kesempatan untuk membeli properti yang ada di Kota Makkah dan Madinah. Tidak ada satu negara pun yang mendapatkan hal seperti ini selain Indonesia," kata Nasaruddin usai pertemuan.

Menag menuturkan Indonesia telah mendapatkan lahan sekitar 60 hektare untuk membangun Kampung Haji, di kawasan yang berjarak sekitar satu hingga tiga kilometer dari Ka'bah. Rencana pengembangan kawasan tersebut juga meliputi akses penghubung berupa terowongan menuju Masjidil Haram.

"Nanti akan ada terowongan yang menghubungkan Masjidil Haram dengan perkampungan Indonesia itu," ucap Menag.

Selain perkampungan haji, Nasaruddin menyampaikan Presiden juga membahas pengembangan LPDU sebagai upaya pengelolaan dana umat secara lebih efektif dan efisien.

Baca juga: Ketum PBNU pesan ke Prabowo agar tak terbawa arus rugikan Palestina

Pengembangan lembaga tersebut direncanakan melibatkan sentuhan manajemen profesional agar dana umat dapat dihimpun dan dimanfaatkan secara optimal bagi kepentingan umat.

"Sehingga dengan demikian efisiensi efektif akan kita himpun dana-dana umat itu sendiri untuk mereka sendiri ya. Saya kira itu yang paling penting tadi," kata dia.

Nasaruddin menambahkan pertemuan tersebut merupakan pertemuan ketiga Presiden dengan organisasi-organisasi keagamaan. Menurutnya, Kepala Negara tampak terbuka dan aktif berdiskusi dengan pimpinan ormas keagamaan yang hadir, sejalan dengan rencana untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan tokoh-tokoh agama ke depan.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam di Indonesia, pimpinan sejumlah pondok pesantren, dan tokoh-tokoh Islam di Indonesia ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa siang.

Tokoh Muslim dan perwakilan ormas Islam, tampak hadir dalam pertemuan itu, di antaranya Wakil Presiden Ke-13 Ma’ruf Amin. Di samping itu, ada pula Ketua MUI Pusat Anwar Iskandar, Wakil Ketua Umum MUI Cholil Nafis, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU) Saifullah Yusuf, yang datang bersamaan dengan Ketua Umum Dewan Pembina Pengurus Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, dan ada pula Jusuf Hamka, yang juga populer dengan nama Babah Alun.

Setidaknya ada sekitar 40-50 tokoh dan perwakilan ormas Islam yang diundang ke Istana oleh Presiden Prabowo pada Selasa siang.

Selain yang telah disebutkan, Presiden Prabowo juga mengundang Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua Wahdah Islamiyah Muhammad Zaitun Rasmin, Presiden Syarikat Islan Hamdan Zoelva, dan Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan.

Baca juga: Menag bicara ekoteologi dan peran agama era AI di Mesir

Baca juga: Ormas Islam dan tokoh Muslim sebut pahami alasan Prabowo gabung BoP

Pewarta: Fathur Rochman/Genta Tenri Mawangi
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |