Baumgardner pertaruhkan sabuk juara WBA, IBF, dan WBO hadapi Shin

4 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Alycia Baumgardner mempertaruhkan sabuk juara dunia kelas super bulu putri World Boxing Association (WBA), International Boxing Federation (IBF), dan World Boxing Organization (WBO) saat menghadapi Bo Mi Re Shin di Madison Square Garden, Amerika Serikat.

"Baumgardner kembali ke tempat ikonik (Madison Square Garden) untuk mempertahankan gelar juara dunianya melawan penantang asal Korea Selatan, Shin Bo Mi Re Shin, pada Jumat (17/4)," demikian keterangan WBA, dikutip dari laman resminya, Jumat.

Baumgardner dengan rekor 17 kemenangan (tujuh KO) dan satu kekalahan memasuki ajang di New York ini dengan tujuan menegaskan kembali statusnya sebagai kekuatan dominan di kelas super bulu putri atau 130 pon (sekitar 59 kg).

Dia juga ingin membuktikan bahwa konsistensinya sebagai juara dunia bukan sekadar kebetulan, melainkan hasil dari disiplin latihan dan pengalaman bertanding di level tertinggi.

Baca juga: Collins dan Lorente bersiap rebut posisi penantang wajib juara WBC

Baca juga: Duel mantan juara dunia Fury lawan Joshua ditargetkan November 2026

Setelah kampanye kuat pada tahun 2025 yang membuatnya mengatasi tantangan penting melawan Jennifer Miranda dan Leila Beaudoin, juara berusia 31 tahun asal Amerika Serikat itu kembali ke panggung tempat dia mengukuhkan dirinya sebagai daya tarik utama.

Untuk pertahanan gelar kali ini, Baumgardner menekankan detail bersejarah dengan pertarungan yang dijadwalkan selama 10 ronde, tiga menit per ronde, sesuai dengan durasi pertarungan kejuaraan pria, sebagai sebuah langkah yang secara terbuka didukungnya sebagai bagian dari misinya untuk mengangkat tinju wanita.

Di sudut ring, akan ada Shin yang datang sebagai penantang yang telah membuktikan bahwa ia mampu mendorong petarung elite hingga batas kemampuannya. Petinju asal Korea Selatan itu baru saja menjalani pertarungan tingkat tinggi melawan juara dunia kelas ringan Caroline Dubois pada 2025.

Dalam laga itu, Shin menunjukkan daya tahan yang luar biasa dan kemampuan tanpa henti untuk menahan pukulan sambil terus maju, sebuah karakter yang membuatnya dikenal sebagai petarung tangguh dan sulit ditaklukkan.

Shin yang telah membukukan rekor 19 kemenangan (delapan KO), tiga kekalahan, dan tiga seri, memandang pertarungan melawan Baumgardner sebagai kesempatan sekali seumur hidup untuk merebut tiga gelar juara dunia dalam satu malam serta membungkam penonton New York.

WBA menambahkan, Baumgardner yang dikenal karena ketepatan pukulannya yang luar biasa dan kecepatan tangannya yang sangat cepat, akan berusaha mengendalikan tempo dari jarak jauh. Ia kemungkinan besar akan mengandalkan kombinasi jab dan pergerakan kaki untuk menjaga jarak aman dari tekanan lawan.

Sementara itu, Shin diperkirakan akan memberikan tekanan yang mencekik, memaksa pertukaran pukulan di jarak dekat, di mana kekuatan fisiknya dapat menjadi faktor penentu. Strategi ini diyakini akan menguji ketahanan Baumgardner, terutama dalam ronde-ronde akhir. Ronde tiga menit akan memengaruhi stamina kedua petarung saat pertarungan memasuki babak perebutan gelar juara.

Baca juga: WBC umumkan Nicolson hadapi Turner untuk pertahanan gelar juara dunia

Baca juga: Kalahkan Estrada, Nasukawa jadi penantang wajib gelar juara dunia WBC

Penerjemah: Aloysius Lewokeda
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |