Bambang Pacul: LCC Empat Pilar MPR perkuat nasionalisme generasi muda

4 hours ago 7
Kalau sebuah bangsa lupa terhadap sejarahnya, maka kita kehilangan makna berbangsa. MPR RI memprakarsai kegiatan ini agar kita selalu ingat berbangsa dan bernegara sebagai sebuah konsensus

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto mengatakan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI berperan menjaga ingatan kolektif bangsa terhadap sejarah sebagai fondasi dalam memperkuat nasionalisme generasi muda.

"Kalau sebuah bangsa lupa terhadap sejarahnya, maka kita kehilangan makna berbangsa. MPR RI memprakarsai kegiatan ini agar kita selalu ingat berbangsa dan bernegara sebagai sebuah konsensus," kata Bambang dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Bambang yang juga anggota Komisi XII DPR RI itu menjelaskan konsensus kebangsaan tersebut kemudian diturunkan dalam berbagai peraturan perundang-undangan, termasuk pemahaman terhadap Undang-Undang Dasar (UUD) NRI Tahun 1945 yang telah diamendemen sebanyak empat kali.

LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah resmi dibuka dengan diikuti sembilan sekolah, yakni SMAN 1 Randublatung, SMAN 1 Pati, MAN 2 Wonosobo, SMAN 1 Purbalingga, SMAN 2 Cilacap, SMAN 1 Klaten, SMAN 7 Semarang, SMA Regina Pacis Surakarta, dan SMAN 1 Bumiayu.

Baca juga: Sesjen MPR RI tutup LCC Empat Pilar MPR

Bambang mengapresiasi masing-masing sekolah yang berhasil maju ke tingkat provinsi.

Pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini juga berharap LCC Empat Pilar MPR RI ini akan terus menjadi pengingat sekaligus penguat nasionalisme terhadap generasi baru.

Dalam pembukaan tersebut, Bambang memberikan pertanyaan kepada seluruh peserta secara berebut, yakni menyebutkan dengan jelas alinea keempat pembukaan UUD NRI Tahun 1945.

Pertanyaan tersebut kemudian langsung dijawab oleh peserta yang mewakili SMA Negeri 1 Pati dengan bersemangat.

"Jadi kalau membaca pasal-pasal seperti itu, sebaiknya nadanya lebih tenang dan pelan, agar lebih meresap ke dalam hati. Oke? Paham? Terima kasih," kata Bambang merespon jawaban peserta.

Baca juga: Legislator gelar LCC Empat Pilar Kebangsaan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Sadimin menilai LCC Empat Pilar bukan sekadar kompetisi pengetahuan, tetapi merupakan gerakan strategis pendidikan kebangsaan.

"Empat Pilar MPR RI merupakan fondasi utama bangsa. Jadikan lomba ini sebagai kesempatan untuk mendalami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan," katanya.

Ia berharap ajang tersebut mampu melahirkan generasi muda yang memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, mencintai tanah air, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Sadimin juga mendorong agar lomba ini berjalan dengan jujur, sportif, dan penuh kegembiraan. Para guru pembimbing dan orang tua dapat menjadi teladan dalam pengamalan Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan sehari-hari.

"Tunjukkan bahwa generasi muda Jawa Tengah unggul dalam pengetahuan, kokoh dalam karakter, dan teguh dalam semangat kebangsaan,” sambungnya.

Baca juga: Tiga sekolah ke grand final cerdas cermat MPR

Pada LCC Empat Pilar MPR RI 2025 di Jawa Tengah, SMAN 1 Wonosobo berhasil meraih juara. Sadimin berharap pada 2026 Jawa Tengah kembali mencatatkan prestasi terbaik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, anggota MPR RI Fadholi, Mohamad Toha, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah serta jajarannya Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan, Deputi Bidang Administrasi MPR RI Triyatni; dan Kepala Biro Umum, Deputi Bidang Administrasi MPR RI Herry Putra.

Baca juga: Enam sekolah lolos ke semifinal LCC Empat Pilar

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Abdul Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |