Bakamla siap berkontribusi dalam pemulihan wilayah bencana di Sumatera

1 day ago 3
"Kita secara bergantian (mengirim logistik) yang pertama kita mengirimkan sekitar 70 ton bahan bantuan, yang kedua sekitar 92,7 ton,"

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksamana Madya TNI Irvansyah mengatakan pihaknya akan selalu siap berkontribusi dalam proses pemulihan wilayah pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Dalam jumpa pers hari perayaan ulang tahun ke-20 Bakamla RI di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, dia mengatakan kontribusi itu telah ditunjukan Bakamla RI dengan pengerahan kapal untuk mengantar logistik kebutuhan korban ke lokasi bencana beberapa waktu lalu.

"Kita secara bergantian (mengirim logistik) yang pertama kita mengirimkan sekitar 70 ton bahan bantuan, yang kedua sekitar 92,7 ton," kata Irvansyah dalam jumpa pers kepada awak media.

Dia menjelaskan pengiriman terakhir dilakukan dari Batam menuju Aceh menggunakan kapal KN. Pulau Dana-323 .

Kala itu KN. Pulau Dana-323 mengirim logistik seberat 92,7 ton dari Batam dan sampai di Pelabuhan Lhokseumawe, Selasa (23/12).

Irvansyah melanjutkan, logistik yang diantar pihak Bakamla berasal dari berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat sipil.

Hal ini menandakan tingginya kepercayaan banyak pihak akan kinerja Bakamla dalam misi kemanusiaan di Sumatera dan Aceh.

"Alhamdulillah banyak masyarakat yang menitipkan kepercayaannya kepada kami, dan kami kirimkan ke Sumatera dan Aceh," kata Irvansyah.

Irvansyah memastikan, ke depan pihaknya akan selalu siap untuk kembali ditugaskan mengirim logistik bencana ke wilyahan Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Baca juga: Kepala Bakamla apresiasi personel yang gagalkan aksi perompak

Baca juga: Bakamla minta tambahan anggaran Rp5,6 triliun bangun NMSS di 35 titik

Baca juga: Bakamla RI jalin kerja sama patroli laut dengan Coast Guard Vietnam

Pewarta: Walda Marison
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |