Jakarta (ANTARA) - Bahrain sebagai Ketua sesi Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) menegaskan kembali perlunya penghentian dengan segera serangan-serangan terhadap negara-negara Teluk guna memulihkan keamanan.
"Kami menegaskan kembali perlunya penghentian segera serangan-serangan ini sebagai langkah penting untuk memulihkan keamanan dan mencegah eskalasi situasi lebih lanjut," menurut pernyataan Kedutaan Besar Bahrain di Jakarta, yang disampaikan dalam acara Buka Bersama dengan Insan Pers Indonesia, di Jakarta, pada Jumat malam.
Dalam pernyataan itu, mereka menggarisbawahi pentingnya menjaga keamanan wilayah udara dan jalur maritim, melindungi jalur perairan regional, menjaga rantai pasokan global, dan memastikan stabilitas pasar energi internasional.
Stabilitas kawasan Teluk Arab bukan hanya masalah regional, tetapi juga pilar fundamental stabilitas ekonomi global dan navigasi maritim.
Selain itu, Bahrain juga mengapresiasi sikap Indonesia terkait pernyataan yang menyerukan kepada Iran untuk menghentikan tindakan yang berkontribusi pada peningkatan ketegangan regional.
"Kami mengakui dan menghargai suara bertanggung jawab Indonesia di komunitas internasional — suara yang menganjurkan moderasi, dialog, dan penghormatan terhadap kedaulatan," kata pernyataan itu.
Mereka juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengecam agresi tersebut dengan mengambil sikap tegas untuk mencegah serangan terulang kembali, karena pelanggaran tersebut membahayakan nyawa warga sipil dan menimbulkan risiko serius bagi perdamaian dan keamanan regional dan internasional.
Negara-negara Teluk menganjurkan dialog, negosiasi, dan penyelesaian semua masalah dengan Iran, menurut pernyataan itu lebih lanjut.
"Kami menegaskan kembali pentingnya dialog dan diplomasi dalam hubungan internasional sebagai satu-satunya jalan untuk mengatasi krisis saat ini dan menjaga keamanan regional serta keselamatan rakyatnya," kata pernyataan itu.
"Eskalasi akan merusak keamanan regional dan menyeret kawasan ini ke arah yang berbahaya dengan konsekuensi bencana bagi perdamaian dan keamanan internasional," imbuh pernyataan Bahrain tersebut.
Baca juga: Iran klaim gelombang serangan ke-30 sukses hantam target AS dan Israel
Baca juga: Arab Saudi, Bahrain, dan UEA sebut telah cegat drone dan rudal Iran
Pewarta: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































