Jakarta (ANTARA) - Pesepeda putri Indonesia Ayustina Delia Priatna berhasil mempertahankan jersi kuning setelah menjalani etape kedua Biwase Tour of Vietnam 2026 dengan jarak tempuh 150 kilometer di Thu Dau Mot City, Vietnam, Kamis.
Pada etape tersebut, Ayustina finis di posisi ke-12 dengan selisih tiga detik dari pemenang etape asal tuan rumah, Thi That Nguyen, yang mencatatkan waktu 3 jam 49 menit 28 detik.
Meski demikian, Ayustina masih memimpin klasemen umum sehingga tetap berhak mengenakan jersi kuning pada etape berikutnya yang akan berlangsung esok hari.
Keunggulan itu didapat berkat kemenangan Ayustina pada etape pertama sehari sebelumnya di Ho Chi Minh City dengan jarak tempuh 106 kilometer.
Dalam klasifikasi umum sementara, Ayustina mencatat total waktu 6 jam 31 menit 04 detik. Ia unggul lima detik atas wakil Singapore Women’s Academy, Elizabeth Le Min Liau, yang berada di posisi kedua, sementara Thi That Nguyen menempati peringkat ketiga dengan selisih waktu 2 menit 15 detik.
Pada klasifikasi poin, Ayustina menempati posisi kedua dengan 33 poin, tertinggal dari Thi That Nguyen yang memimpin dengan 47 poin.
Baca juga: Sayu Bella kembali bertaji di pentas MTB Asia dengan emas di India
Sementara itu, pesepeda Indonesia lainnya juga menuntaskan etape kedua dengan hasil beragam. Nihayatuzzain Asshofi finis di posisi ke-25, Ida Ayu Manik Laksmi Dewi di peringkat ke-26, Dewika Mulya Sova di posisi ke-34, serta Andini Putri Anatasya di urutan ke-37.
Hasil tersebut menempatkan Andini di posisi ke-23 klasifikasi umum, diikuti Ida Ayu di peringkat ke-28, Dewika di posisi ke-31, dan Nihayatuzzain di urutan ke-32.
Secara klasemen tim, Indonesia memimpin dengan total waktu 19 jam 38 menit 41 detik, unggul delapan detik atas Singapore Women’s Academy.
Ajang Biwase Tour of Vietnam 2026 merupakan lomba berstatus kategori 2.2 dari Union Cycliste Internationale yang melombakan lima etape hingga 8 Maret.
Baca juga: Enam pesepeda Indonesia pastikan tiket Piala Dunia MTB 2026 di Korea
Baca juga: Tim sepeda Indonesia susun jalur menuju Asian Games hingga Olimpiade
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































