Jakarta (ANTARA) - Klub La Liga Rayo Vallecano menyegel satu tempat di 16 besar Piala Raja seusai mengatasi wakil La Liga 2 Granada dengan skor 3-1 pada babak 32 besar di Stadion Nuevo Los Carmenes, Granda, Selasa waktu setempat.
Pada pertandingan ini Rayo Vallecano dapat bangkit melalui Alvaro Garcia Rivera, Pedro Diaz dan Flores (GBD), setelah Granada sebelumnya sempat unggul terlebih dahulu melalui Pablo Saenz, demikian catatan Copa del Rey.
Rayo Vallecano menjadi tim terakhir yang memastikan tampil pada babak 16 besar dan pertandingannya dijadwalkan akan dilangsungkan pada 13-15 Januari 2026 waktu setempat.
Baca juga: Rayo Vallecano imbang 1-1 lawan Getafe
Granada memperagakan permainan menyerang terlebih dahulu ketika laga dimulai dan berhasil unggul cepat pada menit sembilan melalui gol yang dicetak oleh Pablo Saenz sehingga skor berubah menjadi 1-0.
Setelah unggul terlebih dahulu, Granada dapat berusaha mempertahankan keunggulan mereka, sedangkan Rayo berupaya mencari gol penyeimbang, namun skor 1-0 tak berubah hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Rayo dapat bangkit dan menyamakan kedudukan pada menit 49 melalui gol yang dicetak oleh Alvaro Garcia Rivera sehingga skor kembali sama kuat 1-1.
Rayo sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1 pada menit 74 setelah Pedro Diaz dapat membobol gawang Granada melalui sundulan yang ia lepaskan.
Baca juga: Granada rekrut pelatih Sandoval sebagai upaya hindari degradasi
Memasuki waktu tambahan babak kedua, Rayo berhasil mendapatkan keunggulan 3-1 melalui gol bunuh diri pemain Granada Flores pada menit 90+2.
Meski sudah unggul dua gol, pada waktu yang tersisa Rayo tetap berusaha menambah gol kemenangan, sedangkan Granada mencari kesempatan memperkecil ketertinggalan, namun hingga laga usai, skor 3-1 untuk kemenangan tim tamu tetap bertahan.
— Rayo Vallecano (@RayoVallecano) January 6, 2026Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































