Angkutan logistik dan hujan sebabkan jalan berlubang di Jakarta Utara

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Utara menyatakan kehadiran angkutan logistik dengan tonase berat serta intensitas hujan yang tinggi pada awal tahun menjadi penyebab banyaknya jalan berlubang di Jakarta Utara.

“Munculnya jalan berlubang di Jakarta Utara akibat tingginya intensitas hujan pada awal tahun serta padatnya mobilitas kendaraan, khususnya angkutan logistik bertonase berat,” kata Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara Darwin Ali di Jakarta, Selasa.

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara mencatat telah memperbaiki 3.896 titik jalan berlubang sepanjang Januari hingga Februari 2026 di wilayah setempat.

“Total luas penanganan mencapai 40.131,79 meter persegi, yang tersebar di enam kecamatan, yakni Kecamatan Penjaringan, Kelapa Gading, Pademangan, Cilincing, Koja, dan Tanjung Priok,” ujar Darwin.

Menurut dia, perbaikan jalan tersebut merupakan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Perbaikan itu dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan.

“Kami tidak ingin kerusakan jalan menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas," ucap Darwin.

Dia pun mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan kerusakan jalan melalui kanal resmi pemerintah agar dapat segera ditindaklanjuti.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur tersebut.

“Jika ditemukan titik kerusakan baru, silakan melapor melalui kanal resmi agar segera kami tangani," tutur Darwin.

Baca juga: Jakut perbaiki kerusakan jalan akibat pembangunan drainase

Sebelumnya, seorang pria yang mengendarai sepeda motor berinisial DR tewas terlindas truk trailer saat melintas di Jalan RE Martadinata, di dekat Stasiun Pompa Air Ancol, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 25 Februari 2026.

Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Utara AKP Edy Wibowo mengatakan pengendara sepeda motor bernomor polisi B 4535 UBG itu meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa kecelakaan itu diketahui berawal dari korban DR yang mengendarai motor dari arah timur menuju barat. Namun, di dekat Stasiun Pompa Air Ancol, pengendara menginjak jalan berlubang.

Korban pun oleng ke kiri dan terjatuh, lalu menyerempet kendaraan truk trailer bernomor polisi B 9026 KOM yang dikendarai pria berinisial AT yang melaju searah dengan korban.

“Alhasil, korban terlindas dan meninggal dunia, dan motor korban mengalami kerusakan serta ringsek,” terang Edy.

Baca juga: Pemotor tewas dilindas truk trailer di Jalan RE Martadinata Jakut

Baca juga: Bina Marga Jakut perbaiki 1.624 titik jalan rusak sepanjang Januari

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |