Anggota DPR ajak KB PII jadi agen literasi demi peningkatan IPM

1 month ago 31

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mengajak Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII), khususnya KB PII Kota dan Kabupaten Tegal menjadi agen literasi guna meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

"KB PII diharapkan dapat menjadi agen literasi dan edukasi dengan menginisiasi program pendidikan non-formal atau bimbingan belajar guna meningkatkan IPM daerah," kata Fikri dikutip di Jakarta, Rabu.

Diketahui, berdasarkan rincian IPM tahun 2025, Kota Tegal berhasil menduduki peringkat ke-8 di Jawa Tengah dengan skor 77,95.

Ajakan tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam acara halalbihalal KB PII Kota dan Kabupaten Tegal yang mengusung tema "Bersatu dalam Ukhuwah, Berdaya Menebar Berkah".

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya peran alumni untuk menginisiasi perbaikan melalui ukhuwah. Menurut dia, esensi ukhuwah mencakup upaya menumbuhkan cinta, melakukan perbaikan hubungan secara terus-menerus, dibangun secara bertahap, dan harus bersifat inklusif.

Baca juga: BPS: Capaian IPM 2025 bukti keberhasilan program pembangunan

Fikri juga mengingatkan peserta terkait urgensi silaturahim. Menurut dia, seseorang tidak perlu menunggu pihak lain untuk memulai silaturahim, tetapi harus berinisiatif terlebih dahulu.

Konsep persaudaraan itu, kata dia, didasarkan pada prinsip saling mengenal (ta'aruf), saling memahami (tafahum), saling menolong (ta'awun), dan saling memberikan rasa aman (takaful).

Untuk mengatasi ketimpangan tersebut, Fikri mendorong KB PII agar mengoptimalkan "Catur Fungsi PII", khususnya di bidang pendidikan dan kaderisasi.

Sebagai wakil rakyat yang membidangi isu pendidikan, Fikri juga menegaskan komitmennya untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi generasi muda.

Lalu dalam sesi dialog interaktif yang turut dihadiri Rektor Universitas Harkat Negeri Tegal Sudirman Said itu, Fikri pun menyampaikan bahwa ia kerap menjadi jembatan bagi kader PII yang ingin mengakses beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Ia berharap lebih dari 100 alumni lintas generasi yang hadir dapat mendorong kader PII saat ini untuk memanfaatkan peluang beasiswa tersebut demi melanjutkan pendidikan setinggi mungkin.

Baca juga: Gubernur Kalbar dorong inovasi PT dalam industrialisasi dan IPM

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |