Anak tertua Angelina Jolie-Brad Pitt hapus Pitt dari nama belakang

4 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Putra pertama Angelia Jolie dan Brad Pitt yakni Maddox secara resmi menghapus nama Pitt dari nama belakangnya.

Laman People pada Senin (14/9) waktu setempat menyebutkan nama pria berusia 25 tahun yang semula adalah Maddox Chivan Jolie Pitt, kini menjadi Maddox Chivan Jolie berdasarkan hasil putusan Pengadilan Tinggi Wilayah Los Angeles.

Adapun Maddox mengajukan permohonan penghapusan nama Pitt sejak 28 Mei 2026 lalu.

Baca juga: Jolie harap semua orang pulih usai anaknya ajukan perubahan nama

Baca juga: Putri Brad Pitt-Angelina Jolie ajukan petisi hilangkan "Pitt"

Anak sulung mantan pasangan Jolie dan Pitt ini mengajukan hal tersebut menyusul saudarinya yang terlebih dahulu berubah nama secara resmi pada Agustus 2024 yakni Shiloh yang memiliki nama lahir Shiloh Nouvel Jolie Pitt yang kini menjadi Shiloh Jolie.

Adapun Shiloh mengajukan permohonan perubahan nama pada 27 Mei 2024 saat ia berusia 18 tahun.

Saudara lainnya yakni Vivienne juga telah mengajukan permohonan serupa pada Juli, dan sidang putusan tersebut dijadwalkan akan dilangsungkan pada 2 November mendatang.

Tak ketinggalan, Zahara juga melakukan hal serupa, tak menggunakan nama belakang ayahnya saat wisuda perguruan tinggi pada 17 Mei.

Zahara juga mengajukan permohonan menghilangkan nama Pitt dari nama belakangnya pada Juni, beberapa hari setelah pengajuan Maddox.

Jadwal sidang Zahara rencananya akan dilakukan pada 28 September mendatang.

Sebelumnya, bahwa orang terdekat Pitt menyebut bahwa penghapusan nama Pitt dari anak-anaknya dengan Angelina merupakan hasil pengasingan anak dari orang tuanya.

Baca juga: Tampil di video musik Dayoung, putri Angelina Jolie jadi sorotan

Baca juga: Angelina Jolie ingin berhati-hati bicara soal situasi politik AS

Baca juga: Angelina Jolie ungkap tak satu pun anaknya tertarik pada dunia film

Penerjemah: Sinta Ambarwati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |