Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Amerika Serikat tengah menyiapkan aturan baru yang dapat memperketat ekspor chip kecerdasan buatan (AI) dari negara tersebut, dengan mewajibkan persetujuan pemerintah untuk pengiriman chip AI ke luar negeri.
Dilansir dari Tech Crunch pada Jumat, pemerintah Amerika Serikat telah menyusun rancangan aturan yang mengharuskan perusahaan memperoleh izin pemerintah sebelum mengekspor chip AI ke negara lain. Jika diterapkan, kebijakan ini akan memberi pemerintah kendali yang jauh lebih besar terhadap perusahaan semikonduktor seperti AMD dan Nvidia.
Juru bicara Departemen Perdagangan Amerika Serikat mengatakan pihaknya berkomitmen untuk memastikan ekspor teknologi Amerika Serikat berlangsung secara aman.
“Kami berhasil mendorong ekspor melalui kesepakatan bersejarah dengan negara-negara Timur Tengah, dan saat ini terdapat diskusi internal di dalam pemerintahan untuk memformalkan pendekatan tersebut,” kata juru bicara Departemen Perdagangan.
Baca juga: AS berlakukan tarif 25 persen untuk ekspor chip AI Nvidia ke China
Dalam rancangan aturan tersebut, perusahaan atau pemerintah negara lain harus mendapatkan persetujuan dari Departemen Perdagangan sebelum membeli chip AI dari produsen asal Amerika Serikat. Proses peninjauan akan disesuaikan dengan skala pembelian.
Sebagai contoh, pesanan dalam jumlah kecil dari perusahaan asing kemungkinan hanya memerlukan peninjauan dasar. Namun, pembelian dalam jumlah besar dapat memerlukan keterlibatan pemerintah negara pemesan dalam proses persetujuan.
Kendati demikian, rancangan aturan tersebut masih dapat berubah sebelum diumumkan secara resmi. Jika diterapkan, kebijakan itu akan menandai peningkatan keterlibatan pemerintah yang lebih besar dibandingkan aturan pengendalian ekspor AI sebelumnya, yakni kebijakan AI Diffusion yang diberlakukan pada masa pemerintahan Joe Biden.
Pemerintahan Presiden Donald Trump diketahui mencabut aturan AI Diffusion milik Biden pada Mei tahun lalu atau kurang dari sepekan sebelum kebijakan tersebut dijadwalkan mulai berlaku.
Langkah memperketat pengawasan ekspor chip ini juga sejalan dengan sikap pemerintah Amerika Serikat yang beberapa kali berubah terkait izin ekspor chip AI canggih milik Nvidia ke pasar China. Pada akhirnya, pemerintah Amerika Serikat memutuskan ekspor dapat dilakukan selama pelanggan mendapatkan persetujuan dari Departemen Perdagangan.
Baca juga: Nvidia berencana tambah produksi chip H200 untuk diekspor ke China
Baca juga: Amerika Serikat akan izinkan Nvidia ekspor chip AI H200 ke China
Baca juga: Komisi Eropa prihatin atas pembatasan ekspor chip AI canggih oleh AS
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































