Jakarta (ANTARA) - Tyler Mane, pegulat profesional yang beralih menjadi aktor, mengungkapkan bahwa dia telah didiagnosis mengidap kanker payudara.
"Satu dari 750 pria akan didiagnosis menderita kanker payudara selama hidupnya dan saya adalah salah satunya," kata aktor asal Kanada itu dalam rekaman video yang diunggah di akun Instagram miliknya.
Pemeran Sabretooth dalam film "X-Men" pertama itu menurut siaran Variety pada Rabu (10/6) juga menyampaikan bahwa dia menjalani kemoterapi untuk mengatasi kanker payudara.
"Ya. Saya punya kanker payudara. Dan ya, itu sangat langka. Hanya satu persen dari kasus kanker payudara terjadi pada laki-laki," demikian antara lain keterangan Tyler Mane pada unggahan videonya.
Mane mengungkapkan bahwa saat pertama kali mengetahui dirinya mengidap kanker payudara, dia sebenarnya ingin merahasiakan diagnosis itu karena merasa malu.
Namun, dia kemudian mengetahui bahwa pria lebih mungkin didiagnosis mengidap kanker payudara pada stadium lanjut karena masalah itu tidak dibicarakan dan tidak dicari tahu.
"Bahkan, semua dokter saya sempat mengabaikannya dan hanya karena istri saya mendesak saya untuk mengangkat benjolan itu saya bisa didiagnosis lebih awal," katanya.
Baca juga: Pria dengan masalah kesuburan berisiko terkena kanker payudara
Mane mendorong para pengikutnya di media sosial untuk mulai membicarakan kanker payudara pada pria.
Dia menyampaikan bahwa satu dari 755 pria berpeluang didiagnosis mengidap kanker payudara dan jenis kanker itu bisa ditangani jika terdeteksi sejak dini.
Tyler Mane kembali berperan sebagai Sabretooth dalam film "Deadpool & Wolverine" (2024).
Selain itu, dia berperan dalam film "Troy" (2004), serial "Doom Patrol" (2022–2023), serta memerankan ikon film slasher Michael Myers dalam "Halloween" (2007) dan "Halloween II" (2009) karya Rob Zombie.
Baca juga: Obesitas dapat sebabkan kanker payudara pada pria
Baca juga: Deteksi kanker payudara pada pria dengan SADARI dan SADANIS
Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































