81 tentara Yaman dan Houthi tewas-luka dalam 24 jam terakhir

2 hours ago 2

Kairo (ANTARA) - Pertempuran antara pasukan militer Pemerintah Yaman dan kelompok Houthi di wilayah barat daya Yaman mengakibatkan lebih dari 80 personel meninggal maupun terluka dalam 24 jam terakhir.

"Selama 24 jam terakhir, 81 tentara dari kedua belah pihak meninggal maupun terluka. Dalam dua hari terakhir, sekitar 100 personel dari pasukan militer kami dan kelompok Houthi menjadi korban meninggal maupun terluka," ungkap seorang narasumber militer kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti, pada Minggu (6/9).

Pasukan Pemerintah Yaman dilaporkan berhasil memukul mundur Houthi di wilayah tenggara Kota Hodeidah di pesisir Laut Merah dan merebut sejumlah fasilitas, termasuk masjid serta pos militer di sepanjang perbatasan dengan Distrik Hays.

Progres dalam operasi militer itu berhasil dicapai setelah pasukan pemerintah mengamankan kendali atas beberapa wilayah strategis, termasuk punggung Pegunungan Dabbas, Persimpangan Sakam di wilayah utara Distrik Hays, serta Lembah Wadi Nakhla.

Kontak senjata dilaporkan semakin intensif terjadi pada pekan ini, khususnya di Provinsi Taiz dan Provinsi Hodeidah yang terletak di kawasan barat daya dan barat Yaman.

Kelompok Houthi sempat melancarkan beberapa kali serangan, namun tentara Yaman berhasil mematahkan upaya tersebut sekaligus mengambil alih daerah-daerah yang sebelumnya cukup lama berada di bawah kendali Houthi.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Pasukan Yaman rebut kembali wilayah pesisir Laut Merah dari Houthi

Baca juga: Militer Yaman serang kamp militer Houthi di provinsi Al-Jawf

Penerjemah: Uyu Septiyati Liman
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |