Gubernur pastikan penyaluran kebutuhan makanan korban gempa terpenuhi

2 hours ago 3

Kupang (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena memastikan bahwa dalam penanganan korban gempa bumi di Flores, selama masa tanggap darurat kebutuhan akan makan minum bagi korban gempa sudah terpenuhi di semua lokasi pengungsian.

"Semua bantuan yang masuk, dari BNPB, dari Pemda dan provinsi TNI-Polri dan pihak terkait serta kementerian lembaga terkait sudah sangat luar biasa untuk korban gempa bumi di Flores," katanya di Kupang, Senin sore.

Hal ini disampaikannya saat melakukan rapat terbatas perkembangan penanganan bencana alam bersama Presiden Prabowo dan sejumlah pimpinan TNI-Polri serta tujuh kepala daerah di Flores yang terdampak oleh bencana gempa bumi yang dilakukan secara daring.

Melki mengatakan selain dukungan makanan yang sudah disalurkan ke seluruh lokasi pengungsian, kebutuhan akan alat-alat kesehatan juga sudah terpenuhi dengan baik.

Untuk tiga rumah sakit yang rusak ujar dia telah dibangun rumah sakit lapangan oleh Kementerian Kesehatan sehingga pelayanan kesehatan berjalan dengan baik.

Selain itu tiga puskesmas yang rusak juga sudah dibangun puskesmas lapangan agar pelayanan kesehatan tetap bisa diberikan kepada yang sakit.

Sebelumnya diberitakan Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) untuk memantau perkembangan penanganan sejumlah bencana alam di Indonesia melalui konferensi video dari Jakarta, Senin.

Dalam rapat terbatas itu, selain mendengarkan laporan bencana di sejumlah wilayah di Indonesia, Presiden juga meminta laporan mengenai perkembangan penanganan pascagempa di Flores.

Ia ingin memastikan wilayah yang terdampak, khususnya kabupaten yang belum didatanginya, telah mendapatkan penanganan dan dapat dipulihkan.

Baca juga: Menag: Persaudaraan lintas agama di NTT kekuatan untuk pulih bersama

Baca juga: Kemendes PDT verifikasi kerusakan desa terdampak gempa NTT

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |