80,4 ton sampah sisa rangkaian Upacara HUT RI sudah ditangani

3 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyatakan sekitar 365 meter kubik atau setara 80,4 ton sampah sisa rangkaian Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI dan Pesta Rakyat telah selesai ditangani.

Humas DLH DKI Jakarta Yogi Ikhwan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan sebanyak 1.200 personel dikerahkan dalam dua shift untuk melakukan penanganan kebersihan di berbagai titik kegiatan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Bundaran HI, serta sepanjang Jalan Jenderal Sudirman-Thamrin.

Penanganan itu dilakukan sejak kegiatan berlangsung hingga pagi hari melalui pembersihan serta penyisiran sejumlah titik untuk menjaga kawasan pusat perayaan tetap bersih dan nyaman sekaligus mendukung aktivitas masyarakat kembali berjalan seperti biasa.

“Setelah rangkaian kegiatan selesai, petugas langsung melakukan pembersihan dan penyisiran secara bertahap hingga pagi hari agar ruang-ruang publik yang digunakan untuk perayaan kembali nyaman bagi masyarakat,” kata Yogi.

Di kawasan Monas, petugas bekerja dalam dua sesi, yakni pukul 10.00-18.00 WIB, kemudian dilanjutkan pukul 18.00 WIB hingga dini hari.

Baca juga: Cibubur Jaktim rayakan HUT 81 RI dengan lomba dan pilah sampah

Sementara itu, petugas di kawasan Bundaran HI dan koridor sekitarnya melakukan penanganan sejak sore hingga proses pembersihan dan penyisiran selesai.

Penanganan kebersihan tersebut turut didukung berbagai sarana dan prasarana, antara lain 16 truk typer anorganik, 12 mini dump truck atau mobil lintas, 12 truk compactor, 14 unit road sweeper, 35 unit dust bin, 1.200 karung/plastik, serta dukungan fasilitas sanitasi berupa 20 bus toilet, sembilan tangki air bersih, dan tujuh tangki air kotor.

Selain melakukan pembersihan, DLH DKI juga menaruh tempat sampah terpilah di sejumlah titik kegiatan untuk memudahkan masyarakat membuang sampah pada tempatnya sekaligus membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari sumber.

“Kami melihat semakin banyak masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan ruang publik. Ini yang ingin terus kami bangun bersama,” ujar Yogi.

Menurut dia, pengelolaan kebersihan dalam kegiatan berskala besar membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, penyelenggara, petugas, dan masyarakat.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen terus memperkuat kesiapan pelayanan kebersihan sekaligus mendorong pengurangan sampah sejak dari sumber.

“Perayaan kemerdekaan adalah ruang kebersamaan. Kami berharap semangat itu juga tercermin dalam cara kita menjaga Jakarta,” ungkap Yogi.

Baca juga: Warga Duren Tiga Jaksel sulap galon bekas jadi pot dan hiasan HUT RI

Baca juga: Pramono tegaskan tak akan mundur untuk kelola sampah di Jakarta

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |