Zulhas: Sinergi jadi kunci penguatan ketahanan pangan nasional

2 hours ago 3
Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat menjadi kunci untuk membangun sistem pangan yang inklusif, berkelanjutan, serta mampu menjawab tantangan global

Purbalingga (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan sinergi antarpemangku kepentingan menjadi kunci dalam penguatan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat menjadi kunci untuk membangun sistem pangan yang inklusif, berkelanjutan, serta mampu menjawab tantangan global,” katanya saat melakukan kunjungan kerja ke Bumiku Bumimu Hijau Farm (BBH Farm) di Desa Darmakradenan Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu.

Dalam kunjungan tersebut, Menko Pangan didampingi Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Widiastuti berdialog langsung dengan kelompok tani, peternak dan pelaku usaha jamu lokal guna menyerap aspirasi sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan.

Dalam dialog, Zulhas mengemukakan sejumlah isu strategis, antara lain terkait akses pembiayaan, peningkatan produktivitas, hingga penguatan rantai pasok pangan.

Menurut dia, masih terdapat ketimpangan distribusi pembiayaan, di mana porsi kredit nasional lebih banyak terserap oleh korporasi dibandingkan pelaku ekonomi rakyat.

Ia menegaskan bahwa penguatan sektor pangan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, juga pada efisiensi serta tata kelola yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Baca juga: Zulhas: Agrinas bina pengurus kopdes merah putih selama dua tahun

Baca juga: Menko Pangan ajak Pemkab Bojonegoro perkuat kemajuan KDMP

Zulhas mengatakan pemerintah telah mendorong berbagai kebijakan strategis untuk menciptakan ekosistem usaha pangan yang lebih kondusif dan berdaya saing, termasuk melalui penerbitan puluhan regulasi di sektor pangan dalam kurun waktu sekitar 1,5 tahun terakhir.

“Kebijakan ini diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak sebagai pelaku utama dalam sistem pangan nasional,” katanya.

Selain berdialog, Menko Pangan juga meninjau langsung kandang serta fasilitas produksi di BBH Farm yang menerapkan model usaha peternakan terintegrasi dengan sektor pertanian dan pengolahan hasil.

Model tersebut dinilai mampu mendukung penyediaan sumber protein

sekaligus memperkuat keterkaitan antar subsektor pangan, sehingga menciptakan nilai tambah bagi pelaku usaha di tingkat lokal.

Keterlibatan pelaku usaha jamu dalam kegiatan tersebut juga dinilai penting sebagai bagian dari upaya mendorong diversifikasi produk berbasis bahan baku lokal yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Zulhas menegaskan komitmennya untuk terus mengoordinasikan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sinergi yang berkelanjutan.

Baca juga: Menko Zulhas ajak pemuda berperan aktif jaga ketahanan pangan

Baca juga: Menko Zulhas: Pangan RI tetap aman meski geopolitik pengaruhi logistik

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |