Moskow (ANTARA) - Presiden Vladimir Zelensky pada Sabtu mengeklaim bahwa Ukraina telah membuat kesepakatan dengan Amerika Serikat yang menjamin pasokan rudal pertahanan udara buatan AS setiap bulan.
"Siapa yang memiliki sistem dan rudal anti-balistik? Pihak produsen, terutama AS. Bisakah mereka membantu kita? Kita sedang mengusahakan itu. Apakah mereka akan memasok rudal setiap bulan? Ya. Kita sudah membuat kesepakatan. Apakah jumlah rudal ini memadai? Tidak," kata Zelensky saat konferensi pers bersama Presiden Serbia Aleksandar Vucic di Beograd.
Angkatan Udara Ukraina mengaku pihaknya telah gagal menembak jatuh satu pun rudal yang ditembakkan ke Ukraina pada Selasa dan Jumat malam.
Zelensky baru-baru ini menyatakan bahwa militer Ukraina tidak mampu menembak jatuh rudal balistik lantaran minim rudal pertahanan udara.
Wakil ketua komite parlemen Ukraina bidang keamanan nasional, pertahanan, dan intelijen, Yehor Cherniev pada Kamis (6/8) mengungkapkan kondisi sistem pertahanan udara di Ukraina telah mencapai titik terburuk sejak konflik berlangsung pada 2022.
The New York Times melansir bahwa negara-negara Barat semakin enggan memasok rudal pencegat ke Kiev lantaran mereka membutuhkannya untuk menjaga kemampuan pertahanan mereka sendiri.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Zelensky desak mitra Barat penuhi janji pasokan rudal
Baca juga: Ibu kota Ukraina dihantam gelombang serangan rudal balistik Rusia
Baca juga: Zelenskyy: AS setuju beri lisensi produksi rudal Patriot untuk Ukraina
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































