Pemkab Pidie Jaya percepat pemulihan lahan pertanian pascabencana 

1 hour ago 3

Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, Provinsi Aceh, melalui Dinas Pertanian terus mempercepat pemulihan melalui proses rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian terdampak bencana hidrometeorologi di kabupaten tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Pidie Jaya M Nur Isga di Pidie Jaya, Kamis, mengatakan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian tersebut untuk mengembalikan fungsi lahan masyarakat agar produktif kembali.

"Kami terus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi lahan pertanian terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie Jaya," kata M Nur Isga.

Total lahan pertanian di Kabupaten Pidie Jaya mencapai 8.500 hektare. Dari luas tersebut, seluas 1.607 hektare di antaranya rusak dan tertutup lumpur akibat meluap Krueng (sungai) Meureudu.

Dari luas lahan yang rusak tersebut, seluas 259 hektare dalam kondisi rusak berat. Kemudian, seluas 143 hektare dengan kondisi rusak sedang dan 1.225 hektare rusak ringan.

M Nur Isga mengatakan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi dilakukan dengan mengerahkan traktor di beberapa titik, di antaranya di Gampong Beuringen, Kecamatan Meurah Dua.

"Sedangkan lahan di Gampong Blang Cut, Gampong Buangan, dan Gampong Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, masih teridentifikasi mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan lanjutan," kata M Nur Isga.

Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi mengapresiasi langkah cepat Dinas Pertanian dan meminta penanganan pascabencana terus diarahkan pada pemulihan kehidupan masyarakat.

"Rehabilitasi dan rekonstruksi ini tidak hanya menyangkut pemulihan infrastruktur, tetapi juga bagaimana lahan pertanian masyarakat kembali produktif dan petani dapat kembali bekerja," katanya.

Ia mengatakan pemerintah terus hadir memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya.

Oleh karena itu, Sibral Malasyi berharap seluruh jajaran terkait terus melakukan pendataan, menentukan prioritas berdasarkan tingkat kerusakan dan mempercepat penanganan agar sektor pertanian segera pulih.

"Kami ingin petani kembali ke sawah, kembali berproduksi dan kembali memiliki sumber penghidupan. Percepatan pemulihan sektor pertanian menjadi bagian penting dalam membangun kembali Kabupaten Pidie Jaya yang lebih tangguh pascabencana," kata Sibral Malasyi.

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |