Jakarta (ANTARA) - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Tengah sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menghadirkan akses pendidikan yang lebih merata. Proyek yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ini tersebar di empat kabupaten, yaitu Banyumas, Wonosobo, Brebes, dan Cilacap.
Pembangunan Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang layak, inklusif, dan mudah dijangkau, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan akses pembelajaran yang lebih baik. Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya Asta Cita ke-4, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan.
Melalui proyek ini, WIKA berperan sebagai mitra pelaksana konstruksi dalam menghadirkan infrastruktur pendidikan yang tidak hanya berfokus pada penyelesaian fisik, tetapi juga pada manfaat sosial jangka panjang bagi masyarakat.
Corporate Secretary WIKA menyampaikan bahwa percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Tengah merupakan bagian dari komitmen Perseroan dalam mendukung Kementerian PU menghadirkan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“WIKA mendukung penuh upaya Kementerian PU dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak dan merata melalui pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Tengah. Dengan kesiapan tenaga kerja, material, alat, serta strategi percepatan di lapangan, WIKA berkomitmen untuk menjaga progres pekerjaan agar dapat selesai sesuai target dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Corporate Secretary WIKA.
Hingga awal Juni 2026, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Tengah terus menunjukkan perkembangan. Proyek Sekolah Rakyat Kabupaten Banyumas telah mencapai 76,22%, disusul Kabupaten Wonosobo sebesar 56,32%, Kabupaten Cilacap sebesar 49,46%, dan Kabupaten Brebes sebesar 47,61%.
Saat ini, pekerjaan di lapangan berlangsung secara paralel, mulai dari struktur bawah dan struktur atas, rangka atap baja, penutup atap, finishing arsitektur, hingga pekerjaan Mechanical, Electrical, and Plumbing atau MEP. Secara keseluruhan, pembangunan Sekolah Rakyat di empat kabupaten tersebut melibatkan 4.483 tenaga kerja.
Untuk menjaga pelaksanaan tetap sesuai target, WIKA menerapkan sejumlah strategi percepatan di masing-masing lokasi proyek. Strategi tersebut mencakup penambahan tenaga kerja, optimalisasi alat berat, percepatan mobilisasi material, penambahan area stockyard dan gudang, serta penyesuaian metode kerja agar pekerjaan berjalan lebih efektif.
Pada Proyek Sekolah Rakyat Kabupaten Banyumas, percepatan dilakukan melalui penambahan tenaga kerja dari 1.200 orang menjadi 1.700 orang, penambahan mobile crane menjadi 14 unit untuk pekerjaan erection atap baja, serta pemenuhan material 100% di lokasi pada 7 Juni 2026. Selain itu, pekerjaan jalan akses juga telah selesai 100% untuk memperlancar mobilisasi pekerjaan.
Di Kabupaten Wonosobo, WIKA menambah tenaga kerja dari 1.100 orang menjadi 1.200 orang, menambah excavator, hyab crane, dan concrete pump, serta meningkatkan jumlah supplier batching plant dari dua menjadi empat supplier. WIKA juga menerapkan perubahan metode pelat lantai dua menjadi pelat bondek guna mempercepat pekerjaan struktur.
Sementara itu, pada Proyek Sekolah Rakyat Kabupaten Brebes, percepatan dilakukan melalui penambahan tenaga kerja untuk pekerjaan erection baja menjadi 320 orang, serta penambahan mobile crane, excavator, dozer, dan pompa. WIKA juga mempercepat pengiriman struktur baja sebanyak 2.250 ton dan material HCS seluas 13.183 m² untuk mendukung kelancaran pekerjaan.
Adapun di Kabupaten Cilacap, WIKA menambah tenaga kerja menjadi 1.200 orang, menambah tower crane, mobile crane, excavator, dan pompa, serta meningkatkan jumlah supplier batching plant dari tiga menjadi enam supplier. Proses fabrikasi baja juga dilakukan secara desentralisasi di enam lokasi agar pasokan material berlangsung lebih cepat dan efisien.
Seluruh Proyek Sekolah Rakyat di Jawa Tengah ditargetkan selesai pada 20 Juni 2026. Melalui percepatan tersebut, WIKA berupaya memastikan pembangunan berjalan optimal sehingga fasilitas pendidikan ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Dengan pembangunan Sekolah Rakyat, WIKA terus memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah, khususnya Kementerian PU, dalam menghadirkan infrastruktur sosial yang mendukung pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































