WBC kosongkan gelar juara dunia Rodriguez Jr akibat doping

2 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - World Boxing Council (WBC) mengosongkan gelar juara dunia sementara (interim) kelas terbang (50,8 kg) milik Francisco Rodriguez Jr akibat penggunaan zat terlarang atau doping.

"WBC dan Rodriguez sepakat mencabut gelar juara dunia WBC yang dimiliki Rodriguez dan mengubah hasil kemenangannya atas Galal Yafai menjadi tanpa hasil resmi (no contest)," demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Sabtu.

Kasus doping Rodriguez diketahui setelah Voluntary Anti-Doping Association (VADA) memberitahukan hasil tes sampel urine A dari Rodriguez, saat berpartisipasi dalam Program Tinju Bersih WBC terkait pertandingannya memperebutkan gelar WBC melawan Galal Yafai pada Juni 2025 di Birmingham, Inggris.

Baca juga: Mantan juara dunia WBC Wilder hadapi Chisora demi peluang lawan Usyk

Baca juga: Scotney dan Flores naik ring untuk penyatuan empat gelar juara dunia

Sampel urine tersebut menunjukkan temuan analitis yang merugikan untuk zat Heptaminol yang merupakan stimulan jantung dan vasodilator yang dikenal. Zat itu merupakan metabolit dari Octodrine.

Heptaminol termasuk zat terlarang dalam Program Tiniu Bersih WBC dan juga tercantum dalam daftar zat terlarang Badan Anti-Doping Dunia atau WADA.

Unit Manajemen Hasil Program Tinjur Bersih WBC kemudian memberitahu kepada pihak Rodriguez tentang temuan merugikan itu serta dimulainya penyelidikan terhadap keadaan yang menyebabkan temuan itu.

Segera setelah menerima pemberitahuan dari WBC, perwakilan Rodriguez memberikan bukti foto berupa wadah dan label suplemen peningkat energi bernama Lipodrene. Terdapat banyak literatur ilmiah yang menunjukkan bahwa suplemen yang mengandung stimulan sering kali ditemukan juga mengandung atau terkontaminasi octodrine dan zat terlarang lainnya.

Rodriguez mengakui bahwa dia secara tidak sengaja mengonsumsi suplemen yang kemungkinan terkontaminasi octodrine.

WBC menjelaskan bahwa fakta penting yang meringankan adalah bahwa Rodriguez telah melaporkan penggunaan Lipodrene kepada Program Tinju Bersih WBC dalam formulir pendaftarannya.

Oleh karena itu, konsumsi Lipodrene tersebut bukan merupakan tindakan sengaja atau dengan kesadaran mengonsumsi zat terlarang untuk meningkatkan performa atletiknya.

WBC dan Rodriguez kemudian menandatangani Perjanjian Adjudikasi, yang antara berisi sejumlah ketentuan seperti pencabutan gelar dan perubahan status pertandingan.

Selain itu, menempatkan Rodriguez dalam masa percobaan selama satu tahun sejak tanggal pengambilan sampel. WBC juga mewajibkan minimal tiga tes anti-doping acak oleh VADA selama masa percobaan dengan biaya ditanggung sepenuhnya oleh Rodriguez.

Rodriguez juga diwajibkan menjalani program edukasi mengenai nutrisi dan pencegahan konsumsi zat terlarang dengan biaya sendiri serta aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan tanggung jawab sosial.

Rodriguez beserta timnya bekerja sama sepenuhnya dengan WBC pada setiap tahap penyelidikan terkait temuan tersebut. Ia juga telah mematuhi seluruh ketentuan dalam Perjanjian Ajudikasi.

WBC kemudian mengetahui bahwa pada 30 Maret 2026, United Kingdom Anti-Doping (UKAD) memberi pemberitahuan kepada Rodriguez bahwa mereka menjatuhkan sanksi larangan bertanding selama dua tahun atas temuan merugikan yang sama seperti dijelaskan di atas.

Penasihat hukum WBC serta Unit Manajemen Hasil Program Tinju Bersih WBC telah beberapa kali mencoba bekerja sama dengan UKAD dalam kasus-kasus serupa sebelumnya.

Namun, UKAD tidak pernah menanggapi upaya WBC tersebut dan tidak mengakui Program Tinju Bersih WBC maupun keputusan manajemen hasil atau Perjanjian Ajudikasi yang dibuat oleh WBC.

Pertandingan Rodriguez lawan Yafai adalah pertarungan perebutan gelar WBC dan berlangsung di bawah otoritas WBC. Dengan mempertimbangkan Perjanjian Adjudikasi antara WBC dan Rodriguez yang dinilai adil dan tepat, WBC akan tetap mengizinkan Rodriguez untuk bertanding dalam laga-laga yang berada di bawah naungan WBC.

Baca juga: Nasukawa dan Estrada naik ring rebut peluang hadapi juara dunia WBC

Baca juga: Jerusalem dan Kuse siapkan laga ulang demi gelar juara dunia WBC

Penerjemah: Aloysius Lewokeda
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |