Sumedang (ANTARA) - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong penguatan kultur akademik yang seimbang di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi para praja.
Bima Arya saat mengunjungi Kampus IPDN Jatinangor, Rabu, mengatakan penguatan kultur akademik perlu dibangun secara seimbang antara sistem pembinaan kedisiplinan dan kultur akademik profesional dalam sebuah kurikulum pembelajaran.
"Pekerjaan pertama kita adalah kurikulum dan kedua ada perbaikan citra institusi dengan membangun kultur akademik yang seimbang. Pembinaan perlu, tapi kultur akademik ingin dibangun," ujarnya.
Dirinya menjelaskan penguatan aspek akademik menjadi hal penting agar IPDN mampu mencetak aparatur sipil negara yang tidak hanya disiplin, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual serta kemampuan beradaptasi dalam menjalankan pemerintahan.
Ia juga menambahkan bahwa citra Institusi perlu diubah agar tidak lagi dipandang sebagai kampus dengan metode pembinaan yang irasional, melainkan sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak aparatur sipil negara profesional dan adaptif.
“Kita juga harus membongkar citra IPDN ini kampus tempat juniornya dididik dengan cara yang irasional. Kebanyakan tahunya alumni IPDN fokus pada pemerintahan, padahal kita butuh talenta yang juga memahami akuntansi, teknik, dan bidang lainnya,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, dirinya juga menekankan IPDN untuk membentuk lulusan aparatur sipil negara yang adaptif dan mampu bertahan di berbagai kepemimpinan pemerintahan.
Ia menyebut aparatur sipil negara ideal bukan hanya yang loyal tanpa kritik atau sekadar bermain aman, melainkan sosok yang mampu menyesuaikan diri dengan pimpinan, namun tetap memahami regulasi serta menjalankan kebijakan secara profesional.
"Yang ideal adalah ASN yang seperti pemain Tai chi, mampu menyesuaikan dengan pimpinan, paham aturan, dan tetap bisa menjalankan kebijakan secara tepat siapapun pemimpinnya," jelasnya.
Bima Arya juga mengapresiasi langkah IPDN dalam memperkuat kualitas akademik, termasuk mulai aktif menjalin jejaring internasional dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri.
“Apresiasi untuk para rektor, kegiatan internasional sudah mulai terjadi. Para rektor pergi ke Cambridge untuk membangun jejaring,” ujarnya.
Pihaknya juga menjelaskan bahwa dukungan berbagai pihak, termasuk DPR RI, diperlukan agar IPDN dapat terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang menyiapkan calon pemimpin pemerintahan di tingkat daerah maupun nasional.
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































