Wali Kota Jakpus gencarkan kampanye cegah peredaran tramadol

1 week ago 9

Jakarta (ANTARA) - Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menggencarkan kampanye pencegahan peredaran obat keras, termasuk tramadol melalui kampanye edukasi sebagai upaya menekan penyalahgunaan obat tersebut di masyarakat.

Dia mengatakan kampanye tersebut merupakan tindak lanjut rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko), Polres Metro Jakarta Pusat, Kodim, Kejaksaan, Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA), Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

"Kami akan melakukan deklarasi bersama seluruh tokoh masyarakat agar kawasan Tanah Abang bebas dari peredaran obat-obatan terlarang, termasuk tramadol dan obat sejenis serta psikotropika," kata Arifin di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, kampanye tersebut akan dilakukan secara masif dengan menggelar sosialisasi mengenai dampak kesehatan maupun konsekuensi hukum dari penyalahgunaan tramadol dan obat sejenis yang beredar tanpa resep dokter.

Edukasi tersebut, kata dia, tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga lingkungan pendidikan melalui penyampaian informasi di sekolah-sekolah.

Baca juga: Polda Metro Jaya selidiki informasi distribusi tramadol di Jakpus

Selain itu, Pemerintah Kota Jakarta Pusat akan menggandeng Dewan Masjid agar pesan mengenai bahaya penyalahgunaan obat keras dapat disampaikan kepada masyarakat melalui khotbah Jumat maupun kegiatan keagamaan lainnya.

"Kampanye ini juga akan dilakukan di kampung-kampung. Kita mengajak semua pihak menjaga diri sendiri, keluarga dan lingkungan agar terbebas dari penyalahgunaan obat-obatan tersebut," ujar Arifin.

Lebih lanjut, dia menuturkan keresahan masyarakat terkait peredaran tramadol yang dijual bebas menjadi perhatian bersama seluruh unsur Forkopimko.

Maka dari itu, pemerintah bersama aparat penegak hukum dan berbagai organisasi kemasyarakatan memperkuat sinergi untuk memberantas peredaran obat keras yang tidak sesuai ketentuan.

Arifin pun berharap komitmen lintas sektor tersebut dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman sekaligus mengurangi penyalahgunaan obat keras di Jakarta Pusat, khususnya di kawasan Tanah Abang.

"Kami bersama Forkopimko terus mencari solusi agar peredaran obat-obatan yang dilarang bisa diberantas. Semua organisasi lintas sektor memiliki komitmen yang sama, menjaga Tanah Abang dari peredaran obat-obatan terlarang," tegas Arifin.

Baca juga: Polisi tangkap pria bawa obat keras ilegal saat patroli di Tanah Abang

Baca juga: Polisi tangkap penjual obat keras terlarang di Jagakarsa

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |