Kemkomdigi ungkap "3C" jadi fokus untuk sokong industri gim nasional

3 hours ago 7

Jakarta (ANTARA) - Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital bidang Pemuda dan Startup Alfreno Kautsar mengatakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memiliki "3C" sebagai kerangka kerja yang difokuskan untuk menyokong pertumbuhan industri gim nasional.

Adapun "3C" tersebut terdiri dari connectivity, catalyst, dan competency yang masing-masing diwujudkan dalam beberapa program unggulan Kementerian Komdigi.

"Kemkomdigi mendukung connectivity dari Ditjen Infrastruktur Digital, kita mempunyai yang namanya program fiberisasi. Ini cukup penting untuk pengembangan talenta (industri gim). Karena apa? Connectivity menjadi backbone of digitalization. Hari ini ketika teman-teman banyak yang punya games di digital platform. Pastikan membutuhkan connectivity untuk upload ataupun research," ujar Alfreno dalam acara Hari Games Nasional (HARGAI) 2026 yang diselenggarakan di Garuda Sparks Innovation Hub, Jakarta Pusat, Sabtu.

Tidak hanya fiberisasi di daerah-daerah perkotaan, Kemkomdigi juga berupaya menghadirkan pemerataan konektivitas digital bahkan sampai ke daerah yang belum terjangkau internet lewat program bernama Kampung Internet.

Alfreno menyebut program itu kini telah tersedia di 2.000 titik di Indonesia, mendekatkan konektivitas digital kepada masyarakat agar baik masyarakat di perkotaan maupun perdesaan memiliki akses digital yang makin setara.

"Jadi kalau dulu misalnya ada teman yang harus ke kabupaten untuk akses internet yang baik gitu ya, nah sekarang sudah bisa kita koneksikan langsung lewat program kampung internet tersebut," katanya.

Dari kerangka kerja catalyst atau katalis, Alfreno menyebutkan inisiatif berupa Garuda Sparks Innovation Hub yang merupakan tanggung jawab Direktorat Jenderal Ekosistem Digital menjadi bentuk nyata dari kerangka tersebut.

Baca juga: Kemenekraf: Pendampingan akselerasi jaga industri gim berkelanjutan

Baca juga: Pemerintah berhati-hati dalam merevisi peraturan tentang industri gim

Ide awal terciptanya Garuda Sparks Innovation Hub adalah mewadahi banyak kegiatan yang dapat menciptakan inovasi di ruang digital dan tentunya diharapkan mampu memberikan solusi bagi masyarakat luas.

Saat ini Garuda Spark Innovation Hub tidak hanya tersedia di Jakarta tapi juga di 19 kota besar lainnya di antaranya seperti di Bandung, Medan, Manado, Pontianak, bahkan hingga di Jayapura.

Dengan menjadikan Garuda Sparks Innovation Hub Jakarta sebagai lokasi penyelenggaraan Hari Games Indonesia (HARGAI) 2026, ini menjadi bentuk dukungan nyata lainnya bahwa Kemkomdigi mengkatalisasi pertumbuhan industri gim.

HARGAI 2026 sendiri dinilai menjadi medium penting yang mempertemukan seluruh bagian dari ekosistem gim nasional mulai dari pengembang gim, regulator, hingga komunitas pecinta gim.

Kerangka kerja terakhir ialah competency, menurut Alfreno dari sisi ini Kemkomdigi dalam mendukung terciptanya talenta digital untuk industri gim telah menghadirkan beragam program pelatihan talenta digital yang ditangani langsung oleh Badan Pengembangan SDM (BPSDM) Kemkomdigi.

Program-program pengembangan talenta digital tersebut terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia dan dapat diakses melalui situs web digitalent.komdigi.go.id.

Baca juga: Kemenekraf perluas peluang karier generasi muda di industri gim

Baca juga: Kemenekraf-Kedubes AS tingkatkan kolaborasi dalam industri gim

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |