Kebakaran rumah dekat Terminal UKI diduga akibat korsleting listrik

3 hours ago 6

Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur mengungkapkan kebakaran rumah di Jalan Kolonel Sutomo 3 RT 007/RW 006, Kebon Pala, Makassar, dekat terminal bayangan UKI, Jakarta Timur (Jaktim) diduga akibat korsleting listrik.

"Kebakaran rumah di Jalan Kolonel Sutomo 3 RT 007/RW 006, Kelurahan Kebon PalaKecamatan Makasar diduga disebabkan korsleting listrik," kata Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid di Jakarta, Sabtu.

Abdul menyebut informasi kebakaran dilaporkan oleh warga bernama Ragil kepada petugas sekitar pukul 14.41 WIB.

Objek yang terbakar merupakan sebuah rumah tinggal dengan luas area terdampak diperkirakan sekitar 5 x 7 meter persegi. Saat kejadian, api diketahui sudah membesar dan muncul dari bagian lantai dua rumah.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh anak pemilik rumah. Saat melihat api telah membesar dari lantai dua, yang bersangkutan berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

"Anak pemilik rumah melihat api sudah membesar yang berasal dari lantai dua dan berusaha memadamkan menggunakan APAR, namun api sudah menyala," jelas Abdul.

Baca juga: Sebanyak 65 personel damkar padamkan kebakaran rumah dekat Terminal UKI

Sudin Gulkarmat Jakarta Timur langsung mengerahkan 13 unit mobil pemadam kebakaran dengan 65 personel untuk menangani kebakaran tersebut.

Pengerahan dilakukan untuk mencegah api semakin meluas ke bagian rumah maupun bangunan di sekitar lokasi.

Petugas tiba di lokasi dan melakukan penanganan secara bertahap. Unit pertama tiba pada pukul 14.42 WIB, selanjutnya penanganan awal dan pengerahan kekuatan dilakukan untuk memastikan titik api dapat segera dikendalikan.

Proses pemadaman dimulai pada pukul 14.54 WIB. Petugas terus melakukan pemadaman terhadap titik api yang berada di bangunan rumah.

Setelah sekitar 13 menit, api berhasil dilokalisir pada pukul 15.07 WIB. Dengan kondisi api yang telah terkendali dan tidak lagi meluas, petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan.

"Tahap pendinginan dimulai pada pukul 15.17 WIB. Proses ini dilakukan untuk memastikan tidak ada titik panas yang berpotensi memicu munculnya api kembali," ucap Abdul.

Pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 16.14 WIB. Tidak ada korban jiwa ataupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Petugas juga mencatat sebanyak lima kepala keluarga atau 13 jiwa berhasil terselamatkan dari peristiwa kebakaran. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses penghitungan.

Baca juga: Korban kebakaran gedung Bapenda DKI dirawat di RSUD Tarakan

Baca juga: Kebakaran di SDN 04 Srengseng Sawah diduga karena korsleting listrik

Baca juga: Gulkarmat Jakpus bentuk Redkar di Senen percepat penanganan kebakaran

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |