Banjarmasin (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengirimkan delegasi mahasiswa pada kegiatan pengabdian bertajuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bersama Kalimantan Universities Consortium (KUC)–Borneo Studies Network (BSN) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Ada dua mahasiswa ULM tergabung dalam 34 mahasiswa peserta KKN di IKN," kata Wakil Rektor IV ULM, Yusuf Azis di Banjarmasin, Selasa.
Baca juga: ITB siapkan program pengabdian masyarakat dan KKN di IKN Nusantara
Delegasi ULM itu M. Yusuf dari Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPIK) serta Muhammad Rizqi Aulia Ramadhan dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
Keduanya didampingi Ira Pusphita Sari, S.Kel., M.Kel., Wakil Dekan FPIK ULM selaku dosen pembimbing lapangan.
Yusuf Azis menjelaskan KKN Bersama KUC–BSN 2026 merupakan implementasi tri dharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan secara kolaboratif oleh perguruan tinggi anggota KUC bersama Borneo Studies Network (BSN), LLDIKTI Wilayah XI, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badan Standardisasi Nasional (BSN), serta Otorita Ibu Kota Nusantara.
Program ini menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi Kalimantan dalam mendukung pembangunan IKN melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Program unggulan KKN Bersama tahun ini adalah living lab, yakni menempatkan mahasiswa di beberapa kedeputian Otorita IKN sesuai dengan basis keilmuan masing-masing.
Baca juga: ULM kirim 18 mahasiswa KKN Internasional di Jepang
Baca juga: ULM tugaskan Tim KKN Wasaka soroti kesenjangan pendidikan dan stunting
Dari setiap kedeputian, mahasiswa kemudian ditempatkan pada direktorat yang relevan dengan program studinya.
Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa menginap di tower hunian pekerja, sedangkan para dosen pembimbing lapangan menginap di tower ASN.
"KKN ini memberikan pengalaman belajar lintas kampus dan lintas daerah yang berharga bagi mahasiswa untuk berkontribusi terhadap pembangunan di IKN," tambah Yusuf.
Pewarta: Firman
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































