UCI larang pembalap Tour de France gunakan kantong es

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Uni Balap Sepeda Internasional (UCI) melarang pembalap Tour de France memasukkan ice socks atau kantong es ke dalam skinsuit pada etape pembuka nomor team time trial di Barcelona, Sabtu (4/7) waktu setempat, meski suhu saat perlombaan menembus lebih dari 30 derajat Celsius.

Dilansir dari Cyclingnews, Minggu, sejumlah pembalap dihentikan ofisial UCI ketika meninggalkan area pemanasan menuju start ramp karena kedapatan menyelipkan kantong es di balik pakaian balap mereka.

“Itu mengubah bentuk tubuh pembalap,” kata komisar UCI yang menegakkan aturan tersebut dilansir Cyclingnews setelah menghentikan pembalap Victor Campenaerts.

Kantong es tersebut lazim digunakan pembalap dalam balapan bersuhu panas untuk membantu menurunkan suhu tubuh sebelum start. Biasanya, es dimasukkan ke dalam potongan kain atau kaus kaki, lalu diletakkan di bagian belakang skinsuit dekat leher.

Namun UCI menilai penggunaan benda tambahan di bawah pakaian balap dapat melanggar aturan teknis terkait pakaian dan aksesori. Dalam regulasi UCI, pakaian maupun perlengkapan yang dikenakan pebalap tidak boleh mengubah bentuk tubuh serta tidak boleh memuat elemen nonesensial yang ditambahkan di atas atau di bawah pakaian.

“Saya tahu ini hanya hal kecil, tetapi garis batasnya harus ditarik. Jika kadang diizinkan dan kadang tidak, itu tidak adil. Jika hal kecil dibiarkan, pebalap bisa mengambil lebih banyak,” ujar komisar tersebut.

Kebijakan itu memunculkan kebingungan di antara staf dan pembalap sejumlah tim karena kantong es selama ini umum terlihat dalam balapan panas, baik sebelum start maupun saat perlombaan berlangsung.

Kepala peralatan performa Visma-Lease a Bike, Jenco Drost, mengatakan aturan mengenai benda tambahan di balik skinsuit sebenarnya telah disampaikan dalam rapat perlengkapan Tour de France.

“Sejak tahun lalu, mereka cukup ketat soal benda di bawah pakaian balap,” kata Drost.

Etape pertama Tour de France 2026 berlangsung sejauh 19,6 kilometer di Barcelona dengan format team time trial.

Rute tersebut dimulai dari kawasan pantai, melewati ruas datar di sekitar Sagrada Família, lalu berakhir dengan tanjakan menuju kawasan Stadion Olimpiade Montjuïc.

Baca juga: Tadej Pogacar menangi Tour of Flanders untuk ketiga kalinya

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |