Timnas esports optimistis hadapi persaingan PUBG Mobile SEA ENC 2026

9 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional esports Indonesia optimistis menghadapi persaingan nomor PUBG Mobile dalam SEA Esports Nations Cup (ENC) 2026, dengan mengandalkan pengalaman dan konsistensi permainan atlet andalan Alan Raynold Kumaseh.

Pelatih kepala timnas esports Indonesia Richard Permana mengatakan, Alan telah menjalani persiapan dan latihan bersama sejumlah atlet profesional Indonesia sebelum bertolak ke Vietnam.

"Untuk Alan kita cukup optimistis. Berbekal pemanasan, kemarin kita dibantu beberapa rekan atlet profesional Indonesia," kata Richard kepada ANTARA melalui pesan singkat, di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Timnas esports Crossfire waspadai persaingan ketat Grup B SEA ENC 2026

Baca juga: PB ESI lepas timnas esports menuju SEA Esports Nations Cup 2026

Menurut dia, hasil latihan yang dijalani Alan menunjukkan performa yang cukup konsisten, terutama pada mode solo.

"Kami sempat berlatih di Jakarta. Hasil Alan cukup konsisten," ujar Richard.

Richard menilai pengalaman Alan dalam bermain mode solo di sejumlah edisi SEA Games, termasuk meraih medali perak pada SEA Games 2021 Hanoi dan SEA Games 2023 Kamboja, menjadi modal penting menghadapi kompetisi SEA ENC 2026.

"Karena memang dia sudah terekam banget memainkan mode solo," kata Richard.

Sementara itu, untuk nomor duo, Richard mengakui tim masih mencari ritme permainan terbaik meski dalam beberapa sesi latihan sudah menunjukkan perkembangan positif.

Tim PUBG Mobile Indonesia juga diperkuat oleh Fazriel Haikal Aditya.

"Untuk yang duo sempat latihan juga bareng. Di satu-dua pertandingan oke, tapi sisanya masih harus menemukan ritme tertentu," tutur Richard.

Richard juga mengungkapkan peta persaingan PUBG Mobile mengalami perubahan setelah Thailand dipastikan tidak ambil bagian dalam nomor tersebut.

Sebanyak 10 negara akan bersaing dalam nomor PUBG Mobile SEA ENC 2026, yakni Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Timor Leste, Vietnam, dan Indonesia.

"Ternyata sekarang sampai di sini Thailand nggak ikut. Jadi cuma ada 20 atlet aja PUBG," kata Richard.

Dengan jumlah pertandingan yang terbatas, Richard menilai para atlet harus mampu beradaptasi secara cepat sejak awal laga.

Selain mengincar posisi terbaik, tim Indonesia juga diharapkan mampu bermain agresif untuk mengumpulkan poin eliminasi sejak awal pertandingan.

Dia berharap pengalaman latihan dan hasil latihan yang telah dijalani para atlet dapat langsung diterapkan saat pertandingan resmi berlangsung.

"Pertandingannya cuma ada empat solo, empat duo. Mereka harus cepat adaptasi. Kami berharap semua pengalaman, hasil practice mereka main PUBG Mobile bisa mereka keluarkan secara instentif," kata Richard.

Nomor PUBG Mobile Solo SEA ENC 2026 dijadwalkan berlangsung hari ini, Jumat, sementara untuk nomor Duo akan dilaksanakan pada Sabtu (9/5).

Baca juga: Shadow Esports pasang target realistis dalam FFWS SEA 2026

Baca juga: PB ESI targetkan minimal lima medali pada Asian Games 2026

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |