Jakarta (ANTARA) - Direktur Optimasi Hilir dan Distribusi PT Pertamina Patra Niaga Hari Purnomo meraih penghargaan Satyalancana Pembangunan Tahun 2025 karena dinilai berdedikasi dan berkontribusi dalam pembangunan sektor energi nasional.
Hari Purnomo, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, menyampaikan penghargaan tersebut menjadi motivasi dirinya untuk terus menghadirkan kontribusi terbaik bagi perusahaan dan masyarakat.
"Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga untuk seluruh Perwira Pertamina Patra Niaga yang selama ini bekerja bersama memastikan energi dapat tersalurkan ke seluruh pelosok negeri," ujarnya.
Ke depan, lanjutnya, pihaknya akan terus menghadirkan inovasi dan pengabdian terbaik dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Penghargaan diserahkan dalam kegiatan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira Karya Tahun 2025 di Kantor Kementerian ESDM,Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Anugerah diberikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia kepada para penerima dari lingkungan Kementerian ESDM dan BUMN sektor energi.
Penghargaan ini turut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi Hari Purnomo dalam menghadirkan inovasi operasional saat menjabat sebagai Vice President Supply & Distribution PT Pertamina Patra Niaga, khususnya melalui penguatan integritas aset perusahaan dengan memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasional sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan distribusi energi nasional.
Satyalancana Pembangunan merupakan tanda kehormatan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada individu yang dinilai berjasa besar terhadap pembangunan bangsa dan negara, khususnya melalui karya dan kontribusi di bidangnya masing-masing.
Pada tahun ini, penghargaan diberikan kepada sejumlah penerima dari instansi pemerintah dan perusahaan.
Baca juga: Pertamina Patra Niaga buka akses lebih luas program rekrutmen
Baca juga: Pertamina Patra Niaga raih Digital Channel Customer Experience Award
Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































