Tiga orang tewas di Distrik Vahdat akibat serangan AS dan Israel

2 hours ago 2

Teheran (ANTARA) - Tiga orang dilaporkan tewas dan 33 lainnya luka-luka akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Distrik Vahdat Fardis, dekat Ibu Kota Teheran, demikian menurut Nour News, Selasa (10/3), mengutip otoritas setempat.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik AS di Timur Tengah.

AS dan Israel awalnya mengklaim serangan mereka itu diperlukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran. Namun, mereka segera memperjelas bahwa serangan itu dilakukan karena mereka ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas pada hari pertama operasi militer AS dan Israel itu. Republik Islam Iran menyatakan 40 hari masa berkabung.

Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan pembunuhan Khamenei itu sebagai tindak pelanggaran sinis terhadap hukum internasional. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia mengutuk operasi AS-Israel itu dan menyerukan segera dilakukan deeskalasi dan penghentian permusuhan.

Sumber: Sputnik-OANA

Baca juga: Iran akan hentikan armada AS yang kawal kapal lintasi Selat Hormuz

​​​​​​​Baca juga: Utusan: Iran akan lakukan semua upaya lindungi kedaulatan, rakyatnya

Penerjemah: Katriana
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |