Terpopuler, hantavirus tak picu epidemi besar hingga KTT ASEAN

9 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita unggulan Jumat untuk disimak, WHO sebut hantavirus di kapal pesiar diperkirakan tak picu epidemi besar hingga Presiden akan bahas isu energi dan stabilitas kawasan di KTT ASEAN. Berikut berita-berita tersebut:

1.⁠ ⁠WHO: Hantavirus di kapal pesiar diperkirakan tak picu epidemi besar

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah hantavirus yang terkait dengan kapal pesiar diperkirakan tidak akan berkembang menjadi epidemi besar karena berbeda dari pandemi COVID-19. Baca selengkapnya di sini

2.⁠ ⁠Pramono kecewa pertandingan Persija vs Persib batal digelar di GBK

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kecewa karena pertandingan Persija melawan Persib batal diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (10/5) lantaran ada kegiatan salah satu organisasi kemasyarakatan di Istora Senayan. Baca selengkapnya di sini

3.⁠ ⁠Kemenkes bakal audit medis tindak lanjuti investigasi kasus dr Myta

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Majelis Disiplin Profesi (MDP) akan melakukan audit medis menindaklanjuti hasil investigasi terhadap kasus meninggalnya dr Myta Aprilia Azmi, dokter yang magang di RS KH Daud Arif. Baca selengkapnya di sini

4.⁠ ⁠Respons kekerasan seksual, Kemenag siapkan regulasi baru pesantren

Kementerian Agama (Kemenag) tengah menyiapkan regulasi dan tata tertib baru terkait pengelolaan pondok pesantren sebagai respons atas kasus kekerasan seksual yang terjadi di lembaga pendidikan bercorak keilmuan Islam tersebut.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan pendekatan penanganan tidak cukup hanya melalui penindakan kasus per kasus, tetapi harus dilakukan secara sistemik melalui penguatan regulasi dan perubahan kultur di pesantren. Baca selengkapnya di sini

5.⁠ ⁠Presiden akan bahas isu energi dan stabilitas kawasan di KTT ASEAN

Presiden Prabowo Subianto akan membahas isu energi dan stabilitas kawasan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina pada 7-8 Mei 2026.

Presiden dalam pertemuan itu akan membahas penguatan kolaborasi negara-negara anggota ASEAN menjaga ketahanan energi serta memperkuat koordinasi dalam merespons dinamika geopolitik. Baca selengkapnya di sini

Pewarta: Tiara Hana Pratiwi
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |