Takaichi akan hadiri G7 bahas kerjasama atasi krisis energi global

6 days ago 20

Tokyo (ANTARA) - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dijadwalkan memulai kunjungan pertamanya ke Eropa sejak menjabat pada Oktober tahun lalu untuk menghadiri KTT G7 di Prancis, dengan agenda utama memperkuat kerja sama internasional dalam menghadapi krisis energi global.

Agenda lain yang akan dibahas dalam KTT termasuk isu keamanan energi, rantai pasok mineral penting, dan meningkatnya ketegangan geopolitik.

KTT G7 juga akan dihadiri sejumlah pemimpin negara mitra, termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva.

Menurut sumber pemerintah Jepang, Takaichi akan memanfaatkan forum itu untuk menyoroti pentingnya stabilitas pasar energi di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan gangguan pelayaran di Selat Hormuz, jalur penting bagi distribusi minyak dunia.

Ia juga diperkirakan menekankan pentingnya menjaga kebebasan navigasi di jalur-jalur pelayaran strategis serta menyerukan penguatan kerja sama internasional melalui Kemitraan untuk Ketahanan Energi dan Sumber Daya Asia yang Luas, sebuah skema pembiayaan yang didukung Jepang untuk membantu negara-negara Asia mengamankan pasokan energi.

Selain itu, Takaichi diperkirakan akan mengusulkan tiga prinsip keamanan energi, yakni perdagangan yang bebas dan transparan, dukungan terhadap cadangan minyak strategis, serta koordinasi yang lebih erat antara negara produsen dan konsumen energi.

Keamanan ekonomi juga menjadi fokus kunjungannya. Jepang disebut akan menyuarakan kekhawatiran atas pembatasan ekspor logam tanah jarang dan mineral penting lainnya oleh China, serta mendorong kerja sama yang lebih kuat guna membangun rantai pasok yang lebih tangguh.

Di sela-sela KTT G7, Takaichi juga berupaya menggelar pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meski hingga Jumat pembicaraan bilateral tersebut belum dikonfirmasi.

Sebelum menghadiri KTT, Takaichi dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di London pada Minggu. Keduanya diperkirakan membahas keamanan ekonomi serta kerja sama di bidang energi angin lepas pantai dan teknologi nuklir generasi baru.

Selanjutnya, Takaichi akan bertolak ke Roma untuk bertemu Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni. Dalam pertemuan tersebut, kedua negara diperkirakan menyepakati peningkatan kerja sama di sektor strategis, termasuk semikonduktor dan pengembangan teknologi antariksa.

Dalam kedua pertemuan bilateral itu, Takaichi juga akan menegaskan kembali komitmen Jepang terhadap program pengembangan jet tempur generasi berikutnya yang melibatkan Jepang, Inggris, dan Italia.

Perdana Menteri Jepang dijadwalkan kembali ke Tokyo pada Kamis.

Sumber: Kyodo

Baca juga: PM Jepang usul tiga prinsip keamanan energi di KTT G7

Baca juga: PM Jepang kunjungi Korsel bahas penguatan pasokan energi

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |