Swiatek siapkan pertandingan ulang lawan Sakkari di Indian Wells

5 days ago 4

Jakarta (ANTARA) - Petenis Polandia Iga Swiatek tampil gemilang di awal, namun menghadapi rintangan dan bangkit di akhir babak kedua BNP Paribas Open di Indian Wells, Minggu WIB, untuk menyiapkan pertandingan ulang melawan petenis Yunani Maria Sakkari pada babak ketiga.

Setelah mempertahankan servisnya untuk membuka pertandingan melawan petenis kualifikasi Kayla Day, Swiatek melepaskan tiga pukulan forehand yang kencang di gim kedua untuk menuju kemenangan babak kedua dengan skor 6-0, 7-6(2).

"Set pertama menunjukkan kepada saya persis bagaimana cara bermain, tetapi saya tidak melakukannya di awal set kedua, jadi saya tahu bahwa saya bisa kembali ke performa itu dan membalikkan keadaan," kata Swiatek setelah pertandingan, dikutip dari WTA.

"Bahwa saya bisa bermain intens tetapi lebih presisi dengan gerakan kaki saya dan memberi tekanan pada lawan saya."

Swiatek terkenal sebagai pemain yang memulai pertandingan dengan cepat di turnamen WTA 1000 tersebut. Ia kini telah memenangi 33 pertandingan pembuka beruntun, dan 73 pertandingan beruntun untuk keseluruhan turnamen WTA.

Juara di Indian Wells pada 2022 dan 2024, Swiatek, mengincar gelar ketiga pada tahun genap ini.

Selanjutnya, Swiatek akan menghadapi musuh lamanya, Maria Sakkari, yang sebelumnya menang 7-5, 6-0 atas petenis wild card Lilli Tagger. Catatan pertemuan mereka sangat ketat, imbang 4-4.

Sementara Swiatek memenangi kedua pertandingan sebelumnya di Indian Wells dengan straight set pada 2022 dan 2024, Sakkari keluar sebagai pemenang bulan lalu di perempat final Doha, 2-6, 6-4, 7-5.

Setelah memenangi semua 109 pertandingan WTA 1000 di mana ia memenangi set pembuka, Swiatek kalah untuk pertama kalinya.

Baca juga: Rybakina dan Muchova atasi tantangan set pembuka di Indian Wells

Sementara itu di Indian Wells, kemenangan telak di set pertama yang diraih dalam 28 menit, adalah kemenangan ke-36 Swiatek di WTA 1000.

Pertandingan itu adalah pertemuan pertama antara Swiatek dan Day, petenis kidal asal California yang berhasil lolos kualifikasi dan mencoba menyamai pencapaian terbaiknya di Indian Wells, yaitu mencapai babak ketiga sembilan tahun lalu pada usia 17 tahun.

Day memulai tahun ini di peringkat No. 256, tetapi tiba di Indian Wells di peringkat No.187 setelah memenangi dua turnamen ITF, di Martinique, Prancis dan Orlando, Florida.

Meskipun set pertama berakhir tanpa poin, Day bangkit di set kedua, memanfaatkan break point ketiganya di gim pembuka dan mengamankan servis pertamanya dalam pertandingan.

Swiatek hampir tertinggal 3-0, tetapi berhasil menyelamatkan tiga break point pada kedudukan 0-40.

Skor menjadi 5-1 untuk Day. Petenis peringkat dua dunia Swiatek melakukan reli serius, memenangi lima gim berturut-turut untuk unggul 6-5, tetapi Day berhasil memaksa pertandingan berlanjut ke tiebreak.

Swiatek hampir sesempurna di set pertama, melaju hingga unggul 5-0 dan memenangi tujuh dari sembilan poin.

"Saya rasa saya sedikit kehilangan fokus di beberapa gim, dan kemudian saya menjadi tegang karena itu," kata Swiatek.

"Tentu saja saya perlu kembali ke permainan set pertama saya. Saya merasa saya melakukannya dengan cukup baik. Ya, saya bermain dengan lebih banyak putaran bola, lebih percaya diri, dan itulah mengapa saya bisa memenangi enam gim ini berturut-turut dan kembali ke pertandingan.”

Baca juga: Alcaraz kalahkan Dimitrov dengan sempurna di laga pembuka Indian Wells

Baca juga: Djokovic bangkit raih kemenangan pembuka di Indian Wells

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |