Sumut gandeng RS An-Nisa hadirkan layanan kesehatan internasional

3 hours ago 3

Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menggandeng Rumah Sakit (RS) An-Nisa guna menghadirkan pelayanan kesehatan bertaraf internasional bagi masyarakat Sumut.

Bobby mengatakan, komitmen ini diwujudkan lewat kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut bersama Direktur PT An-Nisa Utama Muhammad Arif Nasution dalam penyediaan sumber daya manusia (SDM) kesehatan terbaik.

"Kesehatan adalah salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kami menargetkan seluruh masyarakat Sumut bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis melalui UHC (Universal Health Coverage)," kata Bobby usai menerima jajaran direksi PT An-Nisa Utama di Kantor Gubernur Sumut, Kamis.

Gubernur mengatakan, Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah menjadi salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang awalnya ditargetkan terlaksana dalam waktu dua tahun masa kepemimpinannya.

"Namun sebelum dua tahun berjalan, program UHC Probis Sumut Berkah ini sudah dapat diterapkan di seluruh rumah sakit di Sumatera Utara," kata Bobby.

Menurutnya, Pemprov Sumut selama ini masih menerima banyak keluhan masyarakat Sumut atas pelayanan rumah sakit kurang nyaman dan belum optimal.

Oleh karena itu, Pemprov Sumut ingin menghadirkan pelayanan rumah sakit bertaraf internasional bagi masyarakat Sumut sebagai pengguna Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Sedangkan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional ini merupakan kolaborasi antara PT Dirga Surya, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara, RS Haji Medan, RS Mitra yakni RS An-Nisa, dan PT Bank Sumut.

Baca juga: Pemprov Sumut optimalkan pelayanan kesehatan lewat RS KSO

Dalam skema operasional kerja sama operasi (KSO), PT Dirga Surya bertugas menyediakan aset, RS An-Nisa mengelola layanan operasional sesuai standar profesional, dan RS Haji Medan memastikan mutu layanan, tata kelola, serta keberlanjutan rumah sakit.

"Rencana pembangunan rumah sakit bertaraf internasional ini merupakan kolaborasi dari internal BUMD di Sumut, yakni PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara), PT Dirga Surya, Bank Sumut, dan Rumah Sakit Haji Medan," kata Bobby.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Faisal Hasrimi menyebutkan, RS An-Nisa berperan sebagai akselerator strategi mempercepat transformasi dan meningkatkan kinerja dan budaya kerja rumah sakit modern.

"Kemitraan ini bukan mengambil alih rumah sakit pemerintah, tetapi mempercepat transformasi layanan melalui kolaborasi pengalaman operasional," katanya.

Direktur PT An-Nisa Utama Muhammad Arif Nasution menyambut baik kerja sama yang dilakukan bersama Pemprov Sumut tersebut.

Ia menjelaskan, rumah sakit ini berdiri sejak 1990, dan awalnya melayani pasien bersalin dengan 12 karyawan yang terus berkembang melayani peserta BPJS Kesehatan sejak 2016.

"RS An-Nisa juga dipercaya berbagai rumah sakit di Indonesia dalam pengembangan SDM kesehatan," tuturnya.

Sebab, kata dia, penerapan budaya kerja modern, efektif, dan efisien menjadi salah satu kekuatan rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca juga: Pemprov Sumut tingkatkan layanan kesehatan cegah warga berobat ke luar

"Ini selalu menjadi fokus kami dalam pelayanan, karena pesaing rumah sakit banyak. Kami biasa memberikan training dan classmate bagi SDM rumah sakit dari Aceh sampai Papua," ujar Arif Nasution.

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |