Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan Indonesia Yassierli menyoroti pentingnya peningkatan kerja sama dengan Azerbaijan di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM).
"Pengembangan sumber daya manusia telah menjadi pilar yang semakin penting dalam kemitraan bilateral kita," kata Yassierli dalam sambutannya di perayaan Hari Kemerdekaan ke-108 Azerbaijan, di Jakarta, Kamis.
Yassierli mengatakan kedua negara memiliki potensi signifikan untuk memperkuat kerja sama yang menghubungkan pasar, kawasan, dan masyarakat. Dalam hal itu, kerja sama pengembangan SDM kedua negara menjadi semakin signifikan.
Nota kesepahaman antara kedua pemerintah terkait kerja sama pengembangan SDM memberikan kerangka kerja konkret untuk memajukan kolaborasi di bidang-bidang yang sangat relevan dengan masa depan pekerjaan dan transformasi ekonomi yang berkelanjutan.
Untuk itu, kedua negara juga terus memperkuat kerja sama di bidang sistem jaminan sosial, pendidikan dan pelatihan kejuruan, pengembangan keterampilan kerja, peningkatan pasar tenaga kerja, dan perlindungan sosial bagi pekerja migran Indonesia.
Prioritas-prioritas tersebut, kata Yassierli, sangat penting karena kedua negara terus mempersiapkan tenaga kerja yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing global.
"Kami percaya kerja sama yang lebih kuat di sektor-sektor ini tidak hanya akan berkontribusi pada pembangunan kapasitas kelembagaan dan kesiapan tenaga kerja, tetapi juga pada pertumbuhan inklusif dan ketahanan ekonomi jangka panjang di kedua negara," kata Yassierli.
Yassierli juga menggarisbawahi upaya bersama Indonesia dan Azerbaijan dalam kondisi global untuk memperkuat kolaborasi antara negara berkembang.
Adapun Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia Ramil Abil oglu Rzayev, dalam sambutannya, juga menekankan pentingnya hubungan bilateral di antara Azerbaijan dan Indonesia di berbagai bidang, termasuk kerja sama ekonomi, investasi, transformasi digital, pariwisata dan lain sebagainya.
"Kami ingin menegaskan kembali kesiapan Azerbaijan untuk bekerja sama lebih erat lagi dengan Indonesia," kata Dubes Rzayev.
Baca juga: Wamenaker: Kesiapan SDM ekonomi kreatif fondasi jadikan Indonesia Emas
Baca juga: Kemnaker tegaskan komitmen jaga kinerja perusahaan, kesejahteraan SDM
Baca juga: Ekonom: Peningkatan daya saing penting agar potensi PHK bisa dicegah
Pewarta: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































