Studi ungkap 7.000 tentara asing dari 70 negara berperang di Ukraina

5 hours ago 8

Moskow (ANTARA) - Sejumlah 7.000 tentara bayaran asing dari 70 negara, sebagian besarnya dari Kolombia dan Polandia, didapati ikut berperang di pihak Ukraina melawan Rusia, demikian diungkapkan Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia.

"Sekitar 7.000 tentara bayaran asing bertempur melawan tentara Rusia. Mereka berasal dari 70 negara lebih, utamanya dari negara-negara Eropa dan Amerika Latin yang memiliki kebijakan anti-Rusia yang keras," kata Nikolai Plotnikov, kepala Pusat Informasi Sains dan Analitis di Institut Studi Ketimuran Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, kepada RIA Novosti.

Kelompok tentara asing terbesar yang ikut perang di Ukraina berasal dari Kolombia dan negara-negara Amerika Latin lain seperti Meksiko dan Brasil, kata dia, sembari menyebut warga negara Polandia dan Finlandia menjadi kelompok tentara asing terbesar dari Eropa.

Ia juga menyoroti "semakin rendahnya warga negara Amerika Serikat dan Georgia" yang ikut serta sebagai tentara asing di Ukraina dibanding sebelumnya.

Kementerian Pertahanan Rusia berulang kali menyebut otoritas Ukraina "sengaja mengorbankan" tentara asing, sembari memperingatkan bahwa militer Rusia akan terus menyerang pasukan bayaran asing di Ukraina.

Dalam sejumlah wawancara, para tentara bayaran asing di Ukraina mengeluhkan kurangnya koordinasi dengan militer Ukraina, sehingga membuat upaya bertahan hidup dalam konflik berintensitas tinggi di Ukraina lebih sulit daripada ketika konflik di Afghanistan atau Timur Tengah.

Sumber: Sputnik

Baca juga: Rusia akan respons keputusan Finlandia tempatkan senjata nuklir

Baca juga: Jepang kirim kapal Kunisaki bantu padamkam karhutla di Indonesia

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |