Jakarta (ANTARA) - Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah meraih Kartini Award 2026 sebagai Pengawal Demokrasi dan Transformasi Kelembagaan Negara, atas kontribusinya dalam memperkuat kinerja kelembagaan dan pelayanan publik di lingkungan parlemen.
Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu Fauziah menegaskan penghargaan tersebut bukan tujuan utama dalam perjalanan kariernya, melainkan konsekuensi dari dedikasi terhadap tugas negara.
“Saya tidak pernah berkarir dengan tujuan untuk mendapatkan penghargaan. Saya hanya menjalankan tugas dan berdedikasi untuk negara. Ternyata ada pihak lain yang mengamati dan memberikan apresiasi, dan itu membuat saya kaget sekaligus bersyukur," ujarnya.
Ia menjelaskan fokus utama selama berkarier adalah memastikan setiap unit kerja yang dipimpinnya berjalan efektif serta berkontribusi pada penguatan kelembagaan negara.
Dia juga menyoroti capaian sebagai perempuan pertama yang menduduki posisi tertinggi di Sekretariat Jenderal MPR RI sebagai bagian dari proses panjang yang dilalui dari jenjang awal.
“Dari nol saya berkarir di MPR hingga akhirnya bisa mencapai posisi ini. Mungkin dewan juri melihat perjalanan tersebut sebagai bentuk konsistensi dan upaya melakukan perbaikan di setiap unit kerja yang saya jalani,” katanya.
Baca juga: Wamendag Roro Esti raih penghargaan Kartini Awards 2025
Menurut dia, penghargaan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kualitas kerja aparatur negara, khususnya dalam mendukung fungsi representasi dan demokrasi.
Fauziah juga mengajak perempuan Indonesia untuk menempatkan dedikasi dan profesionalisme sebagai prioritas dalam berkarier.
“Saya berharap perempuan-perempuan Indonesia tidak berkarir hanya untuk mengejar posisi atau penghargaan. Berkarirlah dan berdedikasilah sebaik mungkin, karena pada akhirnya akan ada pihak yang menilai dan memberikan apresiasi,” ujarnya.
Baca juga: Stafsus Presiden Angkie Yudistia raih penghargaan di R.A Kartini Award
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia Tundra Meliala menyatakan penghargaan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat peran perempuan dalam berbagai sektor strategis, termasuk dalam ekosistem media dan transformasi digital.
"Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi bentuk pengakuan atas peran perempuan Indonesia yang terus berkontribusi di berbagai sektor strategis," katanya.
Ia menambahkan ajang Kartini Award menjadi sarana untuk mendorong partisipasi perempuan dalam kepemimpinan dan kebijakan publik, sekaligus memperkuat kontribusi mereka dalam pembangunan nasional.
Penghargaan tersebut diberikan kepada sejumlah tokoh perempuan yang dinilai berperan dalam bidang pemerintahan, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat di tengah dinamika era digital.
Baca juga: MPR raih penghargaan Badan Publik dengan Kualifikasi Informatif
Baca juga: Sekjen MPR ingatkan jajaran jauhi korupsi dan gratifikasi
Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































