Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan Presiden Prabowo Subianto pada sela-sela lawatannya di Tokyo, Jepang, menerima laporan sebanyak 280 jembatan perintis di berbagai daerah rampung dibangun dan telah digunakan oleh masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
Sebanyak 280 jembatan perintis tersebut dibangun dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.
“Pagi ini, Bapak Presiden menerima laporan data dan video dari Kasatgas Jembatan bahwa dalam 3 bulan ini sudah 280 jembatan perintis selesai dibangun dan sudah bisa digunakan oleh anak-anak sekolah dan warga untuk menyeberang di desa-desa dan wilayah seluruh Indonesia,” kata Seskab Teddy saat dihubungi di Jakarta, Selasa.
Seskab Teddy, yang saat ini mendampingi Presiden Prabowo melawat di Tokyo, melanjutkan Presiden menekankan dirinya tidak ingin ada lagi anak-anak sekolah yang harus basah-basahan saat menuju ke sekolah, dan tidak ingin ada warga yang kesulitan menyeberangi sungai.
“Ini masalah lama yang sudah sejak dulu ada, secepat mungkin harus kita kerjakan,” kata Seskab Teddy menyampaikan kembali instruksi Presiden mengenai percepatan pembangunan dan perbaikan jembatan.
Dalam tayangan yang disiarkan oleh Sekretaris Kabinet, masyarakat yang menerima manfaat dari pembangunan jembatan, termasuk anak-anak sekolah kompak mengucapkan rasa terima kasih mereka kepada Presiden Prabowo. Beberapa jembatan perintis yang saat ini telah digunakan oleh masyarakat, di antaranya ada di Padang Mantuang, Pariaman, Sumatera Barat; Desa Tambak Merang, Wonogiri, Jawa Tengah; Aek Nabara, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara; Bulang Pengkol, Wonogiri, Jawa Tengah; Desa Uevolo, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah; Gampong Ara, Pidie Jaya, Aceh; Desa Baro Yaman, Pidie Jaya, Aceh; Afdeling II, Aceh Timur, Aceh; Desa Bonda, Mamuju, Sulawesi Barat.
Jembatan-jembatan perintis yang dibangun itu oleh prajurit-prajurit TNI Angkatan Darat itu ada yang berupa jembatan gantung, ada juga yang berupa jembatan bailey, dan jembatan armco.
Percepatan pembangunan dan perbaikan jembatan telah menjadi fokus pemerintahan Presiden Prabowo pada awal tahun 2026.
Presiden Prabowo pun secara khusus langsung menunjuk Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak untuk memimpin langsung percepatan pembangunan jembatan perintis di berbagai wilayah Indonesia sebagai Kepala Satgas (Kasatgas) Jembatan.
Baca juga: Raih Rp380 triliun di Jepang, Seskab: RI jadi magnet investasi dunia
Baca juga: Prabowo saksikan 10 MoU Indonesia-Jepang dengan nilai Rp384 triliun
Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































