Jakarta (ANTARA) - Seorang profesor ilmu dermatologi University College Dublin Desmond Tobin menyebut mencabut sehelai rambut berulang kali faktanya bisa membuat penipisan karena produksi pertumbuhan rambut terhenti.
Ditulis laman The Guardian, Senin (9/3), Desmond mengatakan sering mencabut rambut dapat merusak folikel yang hanya menghasilkan satu helai rambut dan tidak akan tumbuh lagi di tempat yang sama.
“Kulit kepala kita dipenuhi folikel, pada dasarnya pabrik rambut kecil, dan setiap folikel hanya menghasilkan satu helai rambut. Mencabut rambut tidak akan menyebabkan banyak rambut tumbuh dari folikel yang sama,” katanya.
Baca juga: Ide burukkah mencabut uban?
Kerusakan tersebut dapat menyebabkan rambut tidak tumbuh kembali sama sekali. Tobin mengatakan hal ini juga berlaku pada rambut yang tumbuh di area lain seperti misalnya tren mencukur dan mencabut alis pada tahun 1990-2000an untuk mendapatkan alis tipis.
Saat itu banyak orang mencabut rambut secara berlebihan dan mendapati folikel mereka berhenti memproduksi rambut. Tobin mengatakan akibat dari mencabut alis tidak akan menumbuhkan lebih banyak rambut di area yang sama bahkan tidak akan tumbuh sama sekali.
Tobin menjelaskan masalah utamanya adalah pada kerusakan folikel, di mana pada saat mematahkan rambut atau mencabut rambut hingga ke akarnya, berpotensi ada luka kecil di kulit kepala yang artinya telah mencabut seluruh folikel dan tidak akan pulih.
Baca juga: Kebiasaan yang perlu diperhatikan demi kesehatan kulit dan rambut
Namun berbeda dengan pertumbuhan uban, Tobin mengatakan hal itu sebagian bersifat genetik yang bisa dilihat dari silsilah keturunan di kerabat.
Tobin mengatakan rambut beruban seringkali tumbuh sama baiknya atau lebih baik dibandingkan dengan rambut berpigmen, maka itu terkadang rambut putih beruban lebih cepat panjang daripada rambut aslinya.
“Meskipun demikian, stres kronis, kurang tidur, dan kekurangan nutrisi dapat mempercepat aspek penuaan biologis, termasuk perubahan pada rambut,” katanya.
Baca juga: Rambut jalankan fungsi sebagai pelindung, antena, hingga arsip tubuh
Baca juga: Kenali teknik "sandwich shampo" untuk rambut lebih sehat dan berkilau
Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































