Makassar (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Presidium Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) Ferry Juliantono mengatakan, kerja sama Pentahelix menjadi kunci pencapaian target pembangunan.
"Pembangunan di Indonesia yang digagas pemerintah membutuhkan peran serta dari berbagai pihak khususnya dari kalangan akademisi yang merupakan bagian dari Pentahelix," kata Ferry di sela pembukaan Sidang Umum Majelis Umum ke-3 Himpuni di Makassar, Jumat.
Ia mengatakan, kerjasama pentahelix yang terdiri dari unsur pemerintah, swasta, akademisi, media dan komunitas menjadi kunci utama dalam upaya pencapaian target pembangunan Indonesia ke depan.
Salah satu alat untuk mempercepat pencapaian target pembangunan pemerintah yaitu melalui wadah koperasi. Adapun beberapa program prioritas yang sedang diakselerasi pemerintah adalah swasembada pangan dan swasembada energi.
Baca juga: Mentan harap kolaborasi Himpuni berkolaborasi dengan pemerintah
"Mudah - mudahan Himpuni ke depan dapat menjadi kekuatan besar dalam mendukung perjalanan program prioritas pemerintah," kata Ferry.
Ia mengatakan, Himpuni memiliki potensi yang sangat besar dalam upaya mendorong percepatan pembangunan di Indonesia, karena anggotanya yang mencapai ribuan orang dari 51 Universitas Tinggi Negeri di Indonesia.
Ketersediaan SDM yang kompeten di berbagai bidang menjadikan Himpuni sebagai wadah organisasi alumni strategis untuk menjalin kemitraan dengan pemerintah.
"Kami akan mendukung apapun yang terbaik bagi pemerintah karena Himpuni sekarang menjadi kekuatan yang besar untuk turut andil menyukseskan program pemerintah," katanya.
Terkait dengan pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Himpuni yang digelar hari ini, Ferry berharap Himpuni dapat memiliki suatu badan usaha bersama berbentuk koperasi.
Baca juga: Wamenkop pastikan Himpuni siap dukung pemajuan ekonomi lewat koperasi
Dengan adanya koperasi bagi Himpuni diharapkan akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggota dan masyarakat terutama dalam bidang ekonomi.
Hal tersebut mendapat lampu hijau dari Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin Makassar, Andi Amran Sulaiman yang juga adalah Menteri Pertanian.
Ia menyatakan setuju Himpuni memiliki koperasi.
Andi Amran menegaskan bahwa sebagai pembantu Presiden, tugas para menteri dan wakil menteri adalah menyukseskan program prioritas seperti swasembada pangan dan swasembada energi.
Untuk swasembada pangan ini, Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) mempunyai kesamaan strategi percepatan yaitu dengan mengoptimalkan peran koperasi.
Pewarta: Suriani Mappong
Editor: Adi Lazuardi
Copyright © ANTARA 2025