Jakarta (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan menjaring satu keluarga manusia gerobak di kawasan Tebet dalam operasi penertiban Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
"Keluarga tersebut terjaring saat petugas melakukan penjangkauan di Jalan Tebet Barat Raya pada Jumat (6/3) menjelang waktu berbuka puasa," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan, Nanto Dwi Subekti saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Nanto mengatakan dari hasil pendataan, PPKS yang diamankan merupakan satu keluarga yang beralamat di wilayah Cilodong, Depok.
Ia menjelaskan, keluarga PPKS yang terjaring terdiri dari YS (43) sebagai ibu, E (75) sebagai ayah, serta dua anak mereka, yakni MAR (12) dan MAA (5).
Berdasarkan hasil pendataan petugas, mereka tercatat beralamat di Jalan Revolusi, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.
Setelah dijangkau, mereka langsung dibawa menggunakan kendaraan operasional Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan untuk diarahkan ke panti sosial guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Baca juga: Jaga ketertiban, Satpol PP Jaksel jaring 21 PPKS selama Ramadhan
"Mereka kami serahkan ke Sudin Sosial Jakarta Selatan dan selanjutnya dikirim ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan," ucapnya.
Selain melakukan penjangkauan di Jalan Tebet Barat Raya, petugas juga menyisir sejumlah ruas jalan lain di kawasan Tebet, seperti Jalan Dr Prof Soepomo, Jalan MT Haryono, Jalan Tebet Timur Raya, Jalan KH Abdullah Syafei, serta Jalan Dr Saharjo.
Dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan empat unit gerobak beserta barang-barang milik PPKS yang kemudian dibawa ke Gudang Satpol PP Jakarta Selatan.
Dia mengatakan, kegiatan penertiban PPKS dilakukan secara rutin bersama Suku Dinas Sosial guna menciptakan ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.
“Satpol PP bersama Sudin Sosial terus melakukan penertiban untuk menciptakan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan,” kata dia.
Menurut Nanto, kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur DKI Jakarta untuk menertibkan PPKS, termasuk manusia gerobak yang kerap bermunculan menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri.
“Ini bagian dari upaya bersih-bersih Jakarta dari maraknya PPKS, seperti manusia gerobak yang biasanya meningkat saat Ramadan dan Idul Fitri,” ucapnya.
Baca juga: Sudinsos sebut peluang ekonomi di Jakarta jadi faktor kedatangan PPKS
Baca juga: Dinsos Jaksel fasilitasi pemulangan PPKS lewat kerja sama transportasi
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































