Jakarta (ANTARA) - Petenis putri Belarus yang juga unggulan teratas turnamen, Aryna Sabalenka, dan unggulan ketiga Coco Gauff melenggang ke babak ketiga Italian Open atau Internazionali BNL d'Italia 2026.
"Saya sangat senang bisa lolos. Saya senang dengan level permainan saya untuk meraih kemenangan sulit ini.," kata Sabalenka seusai pertandingan, dikutip dari WTA, Jumat.
Sabalenka berupaya kembali ke jalur kemenangan setelah kekalahan mengejutkan dari Hailey Baptiste di Madrid. Dia berhasil melakukannya dengan kemenangan 6-2, 6-3 atas Barbora Krejcikova, Jumat WIB, dalam waktu satu jam 24 menit untuk mencapai babak ketiga di Roma.
Baca juga: Sinner siap buat sejarah di Roma setelah juara di Madrid
Baca juga: Janice Tjen kandas pada babak pertama WTA 1000 Roma
"Dia (Krejcikova-red) pemain hebat. Kami telah menjalani banyak pertandingan sulit di masa lalu. Dia petarung sejati dan saya senang melihatnya kembali," kata Sabalenka.
Kemenangan itu membuat Sabalenka memperpanjang dominasinya dalam catatan pertemuan dengan Krejcikova, meningkatkan catatannya menjadi 7-1 melawan juara Grand Slam dua kali itu.
Krejcikova, yang bermain di Roma untuk pertama kalinya sejak 2023, melakukan break untuk membuka pertandingan, tetapi itu menjadi terakhir kalinya Sabalenka tertinggal.
Dia dengan cepat menemukan ritmenya untuk membalas break dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1, dan setelah Krejcikova mempertahankan servisnya pada 2-2, ia memenangi empat gim berikutnya untuk merebut set pertama dalam 37 menit.
Set kedua berjalan serupa. Sabalenka mengamankan break untuk skor 3-1 dengan pukulan overhead winner, dan terus menyerang. Dia menutup pertandingan dengan servis tanpa kehilangan poin untuk melaju ke babak ketiga dan bertemu dengan unggulan ke-26 Sorana Cirstea.
Sementara itu, finalis Italian Open 2025 Gauff kembali ke turnamen itu dengan kemenangan 6-3, 6-4 atas petenis remaja Ceko Tereza Valentova.
Gauff membutuhkan waktu satu jam 34 menit untuk meraih kemenangan pertandingan ke-18 dalam kariernya di Foro Italico -- yang merupakan total kemenangan terbaik dalam kariernya di turnamen di luar empat Grand Slam.
Dia mematahkan servis Valentova enam kali dalam kemenangan tersebut, meningkatkan catatan menjadi 2-0 setelah mengalahkannya di Roland Garros musim semi lalu.
Setelah pertandingan, Gauff memuji Valentova sangat berbakat dan meningkatkan level permainannya dalam pertandingan ulang tersebut, terutama dalam pengembalian servis.
Gauff melakukan tujuh kesalahan servis ganda dalam pertandingan tersebut, tetapi menyeimbangkannya dengan memenangi lebih dari 60 persen poin yang dimainkan dalam gim servis petenis Ceko itu.
"Saya merasa harus berusaha keras untuk melakukan servis yang kuat. Saya melakukan beberapa kesalahan karena dia menekan servis saya. Banyak hal yang saya kira akan dia (Valentova) lakukan ternyata tidak. Menurut saya masuk akal karena tahun lalu tidak berjalan dengan baik. Memang ada beberapa perubahan, tetapi saya rasa itu wajar seiring dengan peningkatan," kata Gauff.
Baca juga: Italian Open: Sinner kejar Career Golden Masters, Djokovic "comeback"
Baca juga: Gauff kembali ke No. 2, Swiatek turun ke No. 5 dunia
Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































