Rodri didenda FA usai kritik kepemimpinan wasit di laga vs Tottenham

4 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Gelandang Manchester City, Rodri dijatuhi denda sebesar 80.000 pound sterling atau sekitar Rp1,6 miliar serta mendapat peringatan dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) setelah komentarnya kepada media seusai laga Liga Inggris pekan ke-24 melawan Tottenham Hotspur pada awal Februari lalu.

Sanksi tersebut diumumkan FA di situs resmi pada Senin (9/3) imbas dari komentar Rodri dalam wawancara pascapertandingan dianggap mengkritik kepemimpinan wasit.

“Gelandang tersebut diduga bertindak tidak pantas dalam wawancara media setelah pertandingan dengan membuat komentar yang menyiratkan adanya bias dan/atau mempertanyakan integritas wasit maupun ofisial pertandingan,” demikian pernyataan FA.

Pemain timnas Spanyol berusia 29 tahun itu sebelumnya meluapkan kekecewaan setelah gol penyerang Tottenham, Dominic Solanke disahkan oleh wasit dalam laga yang berakhir imbang 2-2 tersebut.

Dalam tayangan ulang, Solanke terlihat mengenai bagian belakang kaki bek tengah Manchester City, Marc Guehi sebelum mencetak gol.

Baca juga: Pep Guardiola akan terus "melindungi" Rodri

Insiden itu sempat ditinjau melalui teknologi video assistant referee (VAR). Namun, setelah pemeriksaan, ofisial pertandingan memutuskan tidak terjadi pelanggaran sehingga gol Solanke tetap dinyatakan sah.

Rodri, yang juga merupakan peraih Ballon d'Or 2024, kemudian menyampaikan kritik terhadap keputusan wasit Robert Jones usai pertandingan.

“Saya tahu kami terlalu sering menang dan orang-orang tidak ingin kami menang lagi, tetapi wasit harus bersikap netral,” ujar Rodri.

Dia menambahkan, “Ini tidak adil karena kami bekerja sangat keras.” Hasil imbang tersebut membuat Manchester City tetap menempati posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris.

Tim asuhan Pep Guardiola tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen Arsenal, tetapi memainkan satu pertandingan lebih sedikit.

Baca juga: Guardiola: Rodri beri angin segar saat City diimbangi Sunderland

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |