Balikpapan (ANTARA) - Proyek Strategis Nasional (PSN) Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan kini memasuki tahap uji operasi (commissioning) secara bertahap dengan pengawasan keselamatan yang ketat menuju pengoperasian penuh.
VP Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB), Asep Sulaeman, memastikan seluruh proses pengujian infrastruktur kilang tersebut berjalan sesuai prosedur keselamatan kerja yang berlaku.
"Salah satu fasilitas penting yang sedang diuji adalah Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC), yaitu unit pengolah residu menjadi produk bernilai tinggi. Fasilitas ini kini memasuki tahap pemasukan bahan baku (cut in feed)," ujar Asep di Balikpapan, Senin.
Asep menjelaskan proses commissioning ini dilakukan secara bertahap setelah seluruh pekerjaan konstruksi selesai.
Tahapan tersebut mencakup pemeriksaan jalur perpipaan, uji fungsi peralatan (solo run), hingga kalibrasi instrumen sampai seluruh sistem terintegrasi dengan baik.
Terkait dampak pengujian, KPB telah menyampaikan informasi kepada warga di sekitar area operasional.
Selama proses pemulaan (startup) dan stabilisasi, masyarakat kemungkinan akan melihat nyala api suar (flare) yang lebih besar dari kondisi normal serta peningkatan aktivitas suara dari dalam kilang.
“Masyarakat mungkin melihat nyala api flare yang lebih besar atau mendengar suara yang meningkat pada waktu tertentu. Selain itu, bakal terlihat kepulan putih yang sebenarnya merupakan uap air (steam) bagian dari proses operasi. Kami harap warga tetap tenang,” katanya.
Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan uji operasi ini dipantau secara ketat, baik dari sisi operasional maupun pemantauan dampak lingkungan.
Tim teknis dan keselamatan KPB terus bersiaga penuh guna memastikan seluruh parameter tetap berada dalam batas aman.
Sebagai langkah antisipasi, KPB sebelumnya telah menggelar sosialisasi secara langsung kepada warga di sembilan kelurahan yang berbatasan langsung dengan kawasan kilang.
Langkah ini diambil agar masyarakat memahami dinamika aktivitas industri yang sedang berjalan.
Ke depan, KPB bersama Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen untuk terus menjaga keterbukaan informasi serta siap menindaklanjuti setiap laporan masyarakat jika terjadi perubahan kondisi tertentu di lapangan.
Baca juga: Integrasi RDMP Balikpapan dan FT Tanjung Batu tingkatkan efisiensi
Baca juga: Komisi VI: RDMP Balikpapan harus jadi infrastruktur strategis negara
Pewarta: Arumanto/Novi Abdi
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































