Yogyakarta (ANTARA) - PSS Sleman terus mematangkan persiapan skuad menuju Super League 2026/2027 dengan menjalani beberapa laga uji coba.
Salah satunya, mereka menghadapi Kendal Tornado FC pada Sabtu (8/8) di Stadion Internasional Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan menang 1-0.
"Kami meningkatkan intensitas secara perlahan. Kami masih mempunyai waktu empat minggu lagi (sebelum Super League-red). Jadi ada banyak waktu untuk membuat semua orang siap," ujar pelatih PSS Sleman Pieter Huistra setelah pertandingan.
Baca juga: PSS Sleman kenalkan sembilan pemain baru hadapi Super League 2026/2027
Baca juga: Persija akan daratkan tiga pemain pada bursa transfer musim panas ini
Huistra menyebut, skuadnya juga masih meningkatkan chemistry lantaran ada sedikit-dikitnya sembilan pemain baru yang bergabung.
Itulah yang menjadi alasan kenapa PSS turun dengan dua komposisi pemain yang berbeda pada babak pertama dan kedua pertandingan versus Kendal Tornado FC.
"Kami memang membuat dua tim sehingga masing-masing bertanding selama 45 menit," kata Huistra.
Saat bersua Kendal Tornado FC, penyerang anyar PSS Sleman Matheus Fornazari menjadi penentu kemenangan tim berjuluk Super Elja tersebut.
Fornazari berhasil mencetak gol secara dramatis melalui aksi salto pada menit ke-90+2 setelah memanfaatkan umpan dari Kim Jeffrey Kurniawan.
Pertandingan berlangsung cukup sengit. Kendal Tornado FC yang bermain di kasta kedua kompetisi sepak bola Indonesia sejatinya mampu memberikan perlawanan kepada PSS Sleman.
Selain untuk uji coba, pertandingan itu menjadi bagian dari rangkaian peluncuran jersei tim dan sponsor PSS Sleman di Super League 2026/2027.
Laga pertama PSS pada pramusim itu memperkenalkan pula para pemain baru yang memperkuat skuad.
Baca juga: Persib Bandung lanjutkan persiapan di Bali
Baca juga: Kevin Sibille ungkap misi bersama Bhayangkara FC
Pewarta: Agung Dwi Prakoso
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































