Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mencapai swasembada energi dalam tiga tahun ke depan.
Dalam sambutannya pada Musyawarah Nasional HIPMI ke-18 Tahun 2026 yang disiarkan Sekretariat Presiden di Jakarta, Rabu, Presiden Prabowo mengatakan pemerintah saat ini tengah bekerja keras untuk mewujudkan kemandirian energi sebagai salah satu fondasi utama pembangunan nasional.
"Kita menuju swasembada energi. Kita sedang bekerja keras, perhitungan kita 3 tahun lagi," ujar Presiden Prabowo.
Menurut Presiden Prabowo, pencapaian swasembada energi akan berjalan beriringan dengan program industrialisasi yang menjadi agenda utama pemerintah.
Ia menegaskan Indonesia tidak boleh lagi hanya mengekspor bahan mentah, melainkan mengolah seluruh komoditas strategis di dalam negeri agar memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.
"Kita akan melakukan industrialisasi melalui hilirisasi. Semua komoditas kita akan kita olah dan akan menjadi industri-industri di Indonesia," katanya.
Prabowo menilai hilirisasi merupakan langkah strategis untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri nasional, serta memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.
"Banyak negara sekarang dalam keadaan panik, mereka sulit cari makan. PBB sudah warning tahun ini akan ada kelaparan besar-besaran. Kita alhamdulillah kuat. Ini tidak bisa kita tutup mata," tegas Presiden Prabowo.
Baca juga: Presiden tegaskan Indonesia berpegang pada politik bebas aktif
Baca juga: Presiden Prabowo ungkap alasan kunjungan ke luar negeri
Baca juga: Prabowo gunakan Maung sebagai bentuk dukungan produk anak bangsa
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































