Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemberian bonus kepada atlet berprestasi di ajang SEA Games ke-33 di Thailand merupakan bentuk penghargaan dari negara dan dapat dimanfaatkan untuk masa depan.
Dalam pidato pemberian penghargaan kepada atlet SEA Games di Istana Negara, Jakarta, Kamis, Presiden mengatakan bahwa negara sangat menghargai jerih payah yang telah diraih selama pertandingan.
Ia menekankan bahwa bonus yang diberikan kepada atlet bukanlah sebuah upah atas kerja keras, melainkan tabungan untuk masa depan atlet.
"Saudara-saudara bisa merasakan betapa negara menghargai putra-putrinya yang berjuang untuk kehormatan bangsa. Kalau kita memberi penghargaan berupa uang, maksudnya itu adalah justru untuk menjadi tabunganmu dalam masa-masa yang akan datang. Bukan hanya kita seolah-olah membayar upah, tidak," kata Presiden.
Kepala Negara menyampaikan bahwa pencapaian yang telah diraih oleh atlet merupakan sebuah pengorbanan besar, mulai dari waktu, tenaga hingga kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih santai.
Lebih lanjut, kata Prabowo, ketika seseorang sudah memilih untuk membela negara sebagai atlet maka dibutuhkan mental yang kuat dan semangat juang yang tinggi.
Prabowo menilai bahwa para atlet telah membuktikan ketangguhan tersebut dengan tidak mudah menyerah meski berada dalam kondisi lelah dan tertekan, demi bangsa, orang tua dan rekan-rekan.
Presiden juga mengingatkan agar bonus yang diterima dapat dimanfaatkan untuk hal-hal positif dan bermanfaat bagi masa depan.
"Kita benar-benar hormati, hargai jeri payah saudara dan kita buktikan. Kita memberi tabungan untuk saudara-saudara dipakai untuk hal-hal yang baik. Saya titip sama saudara-saudara masih muda banyak ya. Jangan dipakai untuk yang tidak positif. Berbuat yang baik. Tabung untuk orang tuamu, untuk dirimu," pungkas Prabowo.
Sebanyak delapan atlet para peraih medali pada ajang SEA Games Thailand 2025 mewakili para peraih medali lainnya menerima langsung bonus, yang diberikan dalam bentuk buku rekening, dari Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis.
Delapan atlet itu, yaitu peraih medali emas Triathlon, Martina Ayu Pratiwi; peraih emas cabang olahraga Wushu, Edgar Xavier Marvelo; peraih medali emas cabang olahraga Skateboard, Bashar Gaeto; peraih medali emas untuk olahraga Dayung, Yadi; peraih medali emas dari cabang olahraga Ice Hockey, Rizky Akira.
Kemudian, ada peraih medali perak untuk cabang olahraga Badminton beregu, Rachel Allessya Rose; peraih medali perak untuk cabang olahraga Berkuda nomor pertandingan tunggang serasi beregu, Dara Ninggar Prameswari; dan peraih medali perunggu Sepak Takraw beregu, Lena.
Presiden memberikan boks yang salah satu isinya ialah buku rekening berisi uang bonus yang diberikan kepada masing-masing atlet. Para peraih emas untuk kategori tunggal menerima bonus sebesar Rp1 miliar. Sementara, peraih emas untuk kategori beregu mendapatkan bonus sebesar Rp500 juta per orang.
Sementara itu, untuk para peraih perak kategori beregu, mereka mendapatkan Rp250 juta per orang dan untuk para peraih perunggu kategori beregu, mereka mendapatkan Rp110.250.000 per orang.
Baca juga: Delapan atlet terima langsung bonus dari Prabowo di Istana Negara
Baca juga: Prabowo terima laporan peraih medali di SEA Games sudah terima bonus
Baca juga: Prabowo gelar penyambutan peraih medali SEA Games
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia / Genta Tenri Mawangi
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































